Jubir TKN Sesalkan Anggapan Jokowi-Ma'ruf Takut Sampaikan Visi-Misi
Senin, 07 Januari 2019 - 14:38 WIB
Jubir TKN Sesalkan Anggapan Jokowi-Ma'ruf Takut Sampaikan Visi-Misi
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara TKN Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga berharap penyampaian visi-misi yang disepakati oleh dua tim pasangan calon tidak mubazir. Sehingga, pasangan capres dan cawapres tidak perlu menyampaikan visi-misi.
"Cukup timses saja, apalagi dua acara berbeda," ujar Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (7/1/2019).
Arya mengaku menyesalkan terkait adanya anggapan yang menyebutkan seolah-olah pasangan Jokowi-Ma'ruf takut menyampaikan visi-misi. Menurutnya, fakta yang sebenarnya adalah KPU menyerahkan sepenuhnya kepada dua tim paslon dalam menyampaikan visi-misi.
Masih kata Arya, cara-cara yang dilancarkan pihak sebelah cenderung mendeligitimasi KPU sebagai penyelenggara pemilu. Karena sebelum ini, isu mengenai surat suara tercoblos, e-KTP tercecer dan masalah DPT juga mengemuka ke masyarakat.
"Ada isu BW kita tolak. Mereka coret Adnan Topan. Kita coret BW, itu saja, sederhana. Ini memutarbalikkan faktanya banyak betul. Enggak tahu, apa karena kebiasaan hoaks, aduh pusing betul kita. Jangan buat kegaduhan di pemilu ini. Rakyat butuh adu program," tandasnya.
"Cukup timses saja, apalagi dua acara berbeda," ujar Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (7/1/2019).
Arya mengaku menyesalkan terkait adanya anggapan yang menyebutkan seolah-olah pasangan Jokowi-Ma'ruf takut menyampaikan visi-misi. Menurutnya, fakta yang sebenarnya adalah KPU menyerahkan sepenuhnya kepada dua tim paslon dalam menyampaikan visi-misi.
Masih kata Arya, cara-cara yang dilancarkan pihak sebelah cenderung mendeligitimasi KPU sebagai penyelenggara pemilu. Karena sebelum ini, isu mengenai surat suara tercoblos, e-KTP tercecer dan masalah DPT juga mengemuka ke masyarakat.
"Ada isu BW kita tolak. Mereka coret Adnan Topan. Kita coret BW, itu saja, sederhana. Ini memutarbalikkan faktanya banyak betul. Enggak tahu, apa karena kebiasaan hoaks, aduh pusing betul kita. Jangan buat kegaduhan di pemilu ini. Rakyat butuh adu program," tandasnya.
(kri)