Kompak Berkoko Putih di Surat Suara, Ini Alasan Jokowi-Ma'ruf
Jum'at, 04 Januari 2019 - 16:18 WIB
Kompak Berkoko Putih di Surat Suara, Ini Alasan Jokowi-Ma'ruf
A
A
A
JAKARTA - Pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah memutuskan foto yang akan digunakan untuk dicetak di atas kertas suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
Dalam foto itu, Jokowi-Ma'ruf kompak mengenakan baju koko berwarna putih dengan kopiah hitam.
Ma'ruf menjelaskan alasannya memilih foto tersebut karena dirinya dan Jokowi menyukai baju warna putih.
"Artinya filosofinya yang bersih-bersih. Jadi kita ingin tampil bersih dan juga berkampanye bersih. Kita menang tapi juga bersih," ujar Ma'ruf di rumahnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (4/1/2019).
Filosofi lainnya, kata Kiai Ma'ruf, pihaknya tidak ingin merusak suasana dan kampanye Pilpres 2019 dengan ucapan dan perilaku yang tidak bersih. Untuk itu dia dan Jokowi tampil mengenakan baju dan sorban putih.
Sementara itu, Ma'ruf juga mengungkap makna filosofis kopiah hitam. Menurut dia, kopiyah hitam merupakan ciri khas dari para pemimpin Indonesia yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.
"Tentu dari pemimpin-pemimpin kita dulu sejak Bung Karno juga, Bung Hatta kan mereka pakai peci. Bahkan kita kalau ada pelantikan menteri presiden selalu pakai peci. Oleh karena itu kita pun tampil juga dengan menggunakan ciri indonesia," kata pria yang akrab disapa Abah itu.
Dalam foto itu, Jokowi-Ma'ruf kompak mengenakan baju koko berwarna putih dengan kopiah hitam.
Ma'ruf menjelaskan alasannya memilih foto tersebut karena dirinya dan Jokowi menyukai baju warna putih.
"Artinya filosofinya yang bersih-bersih. Jadi kita ingin tampil bersih dan juga berkampanye bersih. Kita menang tapi juga bersih," ujar Ma'ruf di rumahnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (4/1/2019).
Filosofi lainnya, kata Kiai Ma'ruf, pihaknya tidak ingin merusak suasana dan kampanye Pilpres 2019 dengan ucapan dan perilaku yang tidak bersih. Untuk itu dia dan Jokowi tampil mengenakan baju dan sorban putih.
Sementara itu, Ma'ruf juga mengungkap makna filosofis kopiah hitam. Menurut dia, kopiyah hitam merupakan ciri khas dari para pemimpin Indonesia yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.
"Tentu dari pemimpin-pemimpin kita dulu sejak Bung Karno juga, Bung Hatta kan mereka pakai peci. Bahkan kita kalau ada pelantikan menteri presiden selalu pakai peci. Oleh karena itu kita pun tampil juga dengan menggunakan ciri indonesia," kata pria yang akrab disapa Abah itu.
(dam)