Putra Jaya Husin Bantah Mundur dari Dewan Kehormatan PAN

Jum'at, 28 Desember 2018 - 18:02 WIB
Putra Jaya Husin Bantah...
Putra Jaya Husin Bantah Mundur dari Dewan Kehormatan PAN
A A A
JAKARTA - Putra Jaya Husin membantah pernah menyatakan mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN). Klarifikasi itu dilakukannya karena banyak media massa yang memberitakannya mundur dari posisi tersebut.

"Yang benar adalah saya sudah mengajukan non-aktif sebagai Kader PAN sejak 20 Juli 2018," ujar Putra Jaya Husin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/12/2018).

Dia menjelaskan, pengajuan nonaktif itu jauh sebelum ada Keputusan Rakernas PAN 2018 yang memutuskan mendukung Pencalonan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai Capres-Cawapres di Pemilu 2019.

"Sebagai pribadi saya berketetapan hati mendukung pencalonan Prabowo-Sandi sebagai capres-cawapres di Pemilu 2019 dan ini sejalan dengan Keputusan Rakernas PAN 2018," ujarnya.

Dia mengaku mendukung Prabowo sebagai Capres bukan hanya pada Pemilu 2019, namun juga pada Pilpres 2014. Dia pun mengaku terlibat dalam proses memberikan dukungan kepada Prabowo yang kemudian diputuskan melalui Rakernas PAN 2013 berpasangan dengan M. Hatta Rajasa sebagai Cawapres.

"Saat ini saya juga masuk dalam Struktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Dengan tidak mencalonkan diri sebagai Calon Anggota DPR RI pada Pemilu 2019 dan tidak menjadi pengurus partai, tenaga dan pikiran saya bisa sepenuhnya didedikasikan dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi," katanya.

Kendati telah non-aktif dari PAN, namun dirinya mengaku memiliki kedekatan personal dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Sampai saat ini dia mengaku selalu berkonsultasi dengan Amien Rais dalam menjalani aktivitas politiknya.

"Saya tegaskan bahwa Non-aktif saya dari PAN sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu perpecahan di Internal PAN," bebernya.

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada perpecahan di internal PAN. "PAN tetap solid dan tetap terus berjuang bersama-sama Partai Koalisi dalam memenangkan Pasangan Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Berita Terkini
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved