2030 Indonesia Diyakini Tidak Akan Punah

Kamis, 20 Desember 2018 - 01:43 WIB
2030 Indonesia Diyakini...
2030 Indonesia Diyakini Tidak Akan Punah
A A A
JAKARTA - Indonesia diyakini tidak akan punah pada tahun 2030 mendatang. Bahkan, pendapatan Indonesia diyakini akan meningkat dua kali lipat dengan adanya bonus demografi yang akan terjadi pada kurun tahun 2020-2030. Pertumbuhan ekonomi pun diyakini mencapai 5,4–6 persen.

Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam acara Rebut 2024 di The Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).

Menurut Airlangga, dirinya percaya bahwa pondasi yang telah disiapkan saat ini untuk Indonesia, akan menjadi dasar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"Kita tidak punah. Justru jauh lebih maju," kata Airlangga Hartarto disambut tepuk tangan para peserta acara.

Ketua Umum Partai Golkar ini melanjutkan, setelah konsolidasi infrastruktur gencar dilakukan pada periode pertama kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla, periode kedua ada pada pembenahan sumber daya manusia (SDM).

Menurut dia, caranya dengan fokus pada pendidikan vokasional, agar semakin banyak yang terserap dunia usaha. Adapun beberapa yang sudah berhasil dilakukan antara lain mendirikan Apple Academy yang bekerja sama dengan universitas.

"Kampus pertama berdiri di BSD yang bekerja sama dengan Binus, kampus kedua di Surabaya yang bekerja sama dengan Universitas Ciputra," ujarnya.

Sementara itu, Rebut 2024 merupakan aksi yang diinisiasi Asumsi.co untuk mengajak anak muda Indonesia melihat ke masa depan dan mempersiapkan diri dalam menghadapi era disrupsi.

Tepatnya ke tahun 2024 di mana Indonesia telah dipimpin oleh generasi baru politisi dan diperkirakan telah naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah ke atas (upper-middle income).

Selain Airlangga, para pembicara yang hadir adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Anwar Sanusi yang mewakili Eko Sandjoyo, CPO Kitabisa Vikra Ijas, Anggota Supervisory Board Youth of Indonesia Gustika Jusuf Hatta dan Co-Founder Getcraft Anthony Reza Prasetya.
(maf)
Berita Terkait
Pilpres 2024, Golkar...
Pilpres 2024, Golkar Mulai Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
Wasekjen Sebut Golkar...
Wasekjen Sebut Golkar Solid, Fokus Hadapi Pemilu dan Pilpres 2024
6 Provinsi Lumbung Suara...
6 Provinsi Lumbung Suara Partai Golkar di Pemilu 2019
Panaskan Mesin Partai...
Panaskan Mesin Partai untuk Pilpres 2024, Bapilu Golkar Gelar Konsolidasi
Partai Golkar Klaim...
Partai Golkar Klaim Belum Persiapan Pilpres 2024
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved