PAN Sebut Usul Debat Capres Soal Korupsi Orba Tak Objektif

Jum'at, 07 Desember 2018 - 20:46 WIB
PAN Sebut Usul Debat...
PAN Sebut Usul Debat Capres Soal Korupsi Orba Tak Objektif
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Edy Soeparno menganggap usulan agar masalah korupsi di zaman Orde Baru (Orba) masuk dalam materi debat Capres-Cawapres 2019 dianggap tidak tepat dan objektif.

Edy menganggap, usulan yang dilontarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah tidak ada topik pembahasan debat capres sehingga harus memaksakan topik yang tidak masuk dalam debat pada Pilpres 2014.

"Jika agenda debat capres memasukkan pembahasan seputar permasalahan di masa Orba, mengapa tidak pencapaian zaman Orba juga dibahas, misalnya: pertumbuhan industri di kisaran 11-12% dengan pertumbuhannya saat ini di kisaran 4% saja," ujar Edy Jumat (7/12/2018).

Edy berharap, semua pihak obyektif dalam mengusulkan tema debat capres. Sebab masalah pemberantasan korupsi yang dibutuhkan saat ini tentang bagaimana komitmen dan strategi masing-masing paslon bukan mendebat rezim-rezim sebelumnya.

Edy yang juga Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno mengaku tidak paham cara berfikir PSI sebagai partai baru. Menurutnya, sejak menolak perda syariah, partai tersebut dianggap tidak memahami sistem politik dan ketatanegaraan yang berlaku di Indonesia.

Bagi Edy, urusan materi debat capres pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada yang kompeten dan diberikan mandat untuk menyusun hal tersebut. Menurutnya, sebagai parpol yang telah duduk di DPR telah bersepakat untuk mendedikasikan waktu yang terbatas ini untuk memenangkan pemilu dan pilpres.

"Sebaiknya parpol baru yang akan berjuang untuk masuk DPR melakukan hal yang sama dan mengurangi pernyataan yang justru akan mengikis basis konstituennya," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved