Mendagri: Berorganisasi Harus Ikhlas, Punya Impian, Konsep dan Gagasan

Minggu, 02 Desember 2018 - 18:39 WIB
Mendagri: Berorganisasi...
Mendagri: Berorganisasi Harus Ikhlas, Punya Impian, Konsep dan Gagasan
A A A
YOGYAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menghadiri dan sekaligus menyampaikan sambutan pada acara penutupan Rapat Koordinasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Kemasyarakatan Rasa Sejatining Inti Kamanungsan (Raja Tikam), di Kantor Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (PPSDM) Kemendagri, Yogyakarta, Sabtu (1/12/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh 200 peserta yang didalamnya didominasi anak-anak muda yang terhimpun dalam Ormas Rasa Sejatining Inti Kamanungsan (Raja Tikam). Rakornas ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian dalam rangka komunikasi sosial kemasyarakatan dan pembahasan isu–isu strategis bidang keormasan.

Dalam acara tersebut, Tjahjo menyampaikan Ormas Raja Tikam tidak mengarah pada organisasi massa tetapi sebagai organisasi kader. "Organisasi ini diharapkan bisa mengorganisir di antara para anggotanya, lingkungannya dan masyarakat. Organisasi ini di dalamnya diisi oleh para mahasiswa yang dituntut lebih peka terhadap dinamika sosial kemasyarakatan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga selalu mengingatkan tantangan bangsa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Pertama, cermati bahaya radikalisme dan terorisnya. Setiap organisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat wajib mencermati gelagat potensi berkembangnya radikalisme dan ancaman terorisme.

Kedua bahaya narkoba, sebagai generasi muda memiliki tanggung jawab untuk selalu mengingatkan dampak negatif narkoba. Minimal di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat pada umumnya.

Ketiga, korupsi sebagai tantangan kita dalam pembangunan pusat dan daerah. Keempat, masalah kesenjangan dan ketimpangan sosial.

Tjahjo juga memberikan motivasi penting kepada para Anggota Raja Tikam arti penting dari berorganisasi. "Berorganisasi itu harus ikhlas, harus punya impian, gagasan, ide-ide, program dan konsepsi untuk diaktualisasikan," jelasnya.

Tidak lupa, Tjahjo juga ingatkan momentum di tahun politik ini. "Sekarang Indonesia sedang dalam proses konsolidasi demokrasi. Pilkada serentak telah usai, sekarang kita dihadapkan pada gelaran Pemilu Serentak 2019. Perlu diperhatikan tingkat partisipasi politik, sosialisasikan kepada lingkungan kita terdekat. Untuk pilihan silahkan sesuai dengan hati nurani masing-masing," tegasnya.

Terakhir Mendagri Tjahjo juga serukan setiap tahapan pemilu cermati racun yang merusak peradaban demokrasi yakni, politik uang dan politisasi SARA adalah racun demokrasi. Selain itu, Tjahjo juga mengingatkan untuk menghindari kampanye negatif berupa ujaran kebencian, fitnah, hoaks yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
(kri)
Berita Terkait
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
Litbang Kemendagri Berubah...
Litbang Kemendagri Berubah Jadi BSKDN, Eko: Kita Harus Berkolaborasi
Kemendagri Ubah Warna...
Kemendagri Ubah Warna Seragam Satlinmas, Tak Lagi Berwarna Hijau
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved