Hidayat Nur Wahid Berharap Jokowi dan Prabowo Hadiri Reuni 212
Jum'at, 30 November 2018 - 16:49 WIB
Hidayat Nur Wahid Berharap Jokowi dan Prabowo Hadiri Reuni 212
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai akan lebih baik jika Reuni Akbar 212 juga dihadiri dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
"Kalau kemudian Pak Prabowo diundang, kalau juga Pak Jokowi diundang saya berharap mereka berdua bisa hadir, karena saya kira itu baik ya," ujar Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Apalagi, kata dia, panitia penyelenggara Reuni Akbar Alumni 212 tidak ingin membelah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau memutuskan silaturahmi.
"Kalau Pak Prabowo diundang, Pak Jokowi diundang, menurut saya baik saja kalau mereka hadir. Ini akan membuktikan bahwa kita semuanya Indonesia, sekaligus juga cinta ulama, agama," kata pria yang biasa disapa HNW ini.
(Baca juga: Fahri Hamzah Yakin Jokowi Untung Banyak jika Hadiri Reuni 212 )Lagipula, informasi yang diterimanya bahwa panitia Reuni Akbar Alumni 212 juga mengundang kalangan non-muslim.
"Akan diberikan tempat khusus untuk mereka, dan itu artinya sekali lagi tidak perlu membuat publik ketakutan dengan informasi yang tidak jelas juntrungannya," kata Wakil Ketua MPR ini.
HNW pun mengaku akan menghadiri acara yang rencananya digelar di Silang Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember nanti. Bahkan, dia akan mengikuti sejak salat subuh berjamaah.
"Saya diundang. Saya akan hadir sejak salat subuh karena saya biasa salat subuh berjamaah," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga mengharapkan Prabowo Subianto dan Jokowi bisa menghadiri acara reuni tersebut.
"Kalau kemudian Pak Prabowo diundang, kalau juga Pak Jokowi diundang saya berharap mereka berdua bisa hadir, karena saya kira itu baik ya," ujar Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Apalagi, kata dia, panitia penyelenggara Reuni Akbar Alumni 212 tidak ingin membelah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau memutuskan silaturahmi.
"Kalau Pak Prabowo diundang, Pak Jokowi diundang, menurut saya baik saja kalau mereka hadir. Ini akan membuktikan bahwa kita semuanya Indonesia, sekaligus juga cinta ulama, agama," kata pria yang biasa disapa HNW ini.
(Baca juga: Fahri Hamzah Yakin Jokowi Untung Banyak jika Hadiri Reuni 212 )Lagipula, informasi yang diterimanya bahwa panitia Reuni Akbar Alumni 212 juga mengundang kalangan non-muslim.
"Akan diberikan tempat khusus untuk mereka, dan itu artinya sekali lagi tidak perlu membuat publik ketakutan dengan informasi yang tidak jelas juntrungannya," kata Wakil Ketua MPR ini.
HNW pun mengaku akan menghadiri acara yang rencananya digelar di Silang Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember nanti. Bahkan, dia akan mengikuti sejak salat subuh berjamaah.
"Saya diundang. Saya akan hadir sejak salat subuh karena saya biasa salat subuh berjamaah," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga mengharapkan Prabowo Subianto dan Jokowi bisa menghadiri acara reuni tersebut.
(dam)