ISNU Gelar Simposium Nasional Kebangsaan

Minggu, 25 November 2018 - 16:43 WIB
ISNU Gelar Simposium...
ISNU Gelar Simposium Nasional Kebangsaan
A A A
JAKARTA - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) menyelenggarakan Simposium Nasional Kebangsaan. Acara ini diambil dari gagasan kebangsaan ISNU: Menyongsong satu abad Indonesia sebagai negara kesejahteraan Pancasila.

Ketua umum PP ISNU Ali Masykur Musa mengatakan, konsep Indonesia sebagai negara kesejahteraan Pancasila untuk menghindari dan mengantisipasi Indonesia melahirkan disparitas yang akan membuat gape yang membahayakan bagi disintegrasi bangsa.

"Konsep ini sebagai antitesa dari proses liberalisme di satu sisi dan masisme sosialisme di sisi yang lain dan di Indonesia melahirkan apa yang disebut negara Pancasila didalam konteks sistem politik yang disebut dengan negara kesejahteraan Pancasila," ujar Ali dalam sambutannya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Ali juga menjelaskan dari konsep tersebut intinya bagaimana pasar dapat terkendali, dan ketika pasar menyimpang maka negara harus hadir. Karena itu konsekuensinya konsep tentang subsidi, BLT dan dana desa itu adalah wujud dari bagaimana ekonomi dan politik tidak hanya dinikmati oleh pemimpin.

"Pada saatnya dengan negara kesejahteraan Pancasila, rakyatnya lah yang berdaulat di negeri yang kita cintai ini dan ini konsep pertama kali yang di keluarkan oleh ISNU," jelasnya.

Dalam acara ini turut hadir Sekeretaris Jenderal Kementrian Agama RI Nur Kholis Setiawan, lalu Arskal Salim GP MA sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Serta para perwakilan pengurus wilayah ISNU dari seluruh Indonesia.
(pur)
Berita Terkait
Sambut Harlah ke-69...
Sambut Harlah ke-69 IPNU, Gus Sofwan: Perkuat Literasi Digital
ISNU Siap Berkhidmat...
ISNU Siap Berkhidmat di Abad ke-2 Nahdlatul Ulama
PP ISNU Dorong Optimalisasi...
PP ISNU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Zakat untuk Beasiswa-Modal Usaha
Fun Walk dan Go Green...
Fun Walk dan Go Green Rangkaian Menuju Mukernas serta Pelantikan PP ISNU
Akreditasi Unggul Jadi...
Akreditasi Unggul Jadi Kebutuhan Semua Perguruan Tinggi NU
PBNU Harus Perkuat Ajaran...
PBNU Harus Perkuat Ajaran Aswaja di Pemerintahan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved