Pelaku UMKM Pembuat Bendera Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Sabtu, 24 November 2018 - 20:29 WIB
Pelaku UMKM Pembuat Bendera Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
A
A
A
JAKARTA - Komunitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin.
Deklarasi dilakukan di sela-sela rangkaian safari kebangsaan PDI Perjuangan yang dipimpin Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto yang didampingi Ketua DPP bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidayat Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin dan sejumlah caleg partai berlambang banteng moncong putih itu.
Deklarasi dukungan dibacakan oleh Ketua Pengusaha UMKM Garut, Dayung Ridwan yang diikuti ratusan pelaku UMKM yang bergerak di industri jahit pembuatan bendera merah putih dan berbagai umbul-umbul yang dipasarkan ke seluruh nusantara.
"Kami atas nama masyarakat UKM Garut, menyatakan sepenuhnya mendukung dan akan memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin," kata Dayung Ridwan, di Desa Leles, Garut, Jawa Barat, Sabtu (24/11/2018).
Dayung menjelaskan, mayoritas masyarakat di tempat tinggalnya bekerja sebagai penjahit. Dayung merasa industri pembuatan bendera dan umbul mampu bertumbuh pesat di daerahnya berkat bantuan dan dukungan dari Presiden Jokowi.
Bahkan belum lama ini, kata Dayung perwakilan pelaku UMKM sempat diundang Presiden Jokowi ke Istana untuk menerima bantuan berupa mesin jahit sebanyak 50 buah. Bukan itu saja, para pelaku UMKM di desanya juga merasa terbantu dengan kebijakan Jokowi yang mempermudah akses permodalan bagi mereka.
Kami sudah merasakan langsung apa yang dilakukan Pak Jokowi kepada UMKM seperti kami. Sehingga kami merasa ada pertanggungjawaban untuk memenangkan kembali Pak Jokowi," kata Ridwan.
Hasto Kristiyanto menyampaikan rasa terima kasih atas deklarasi dukungan yang dilakukan. Baginya, dukungan masyarakat kepada Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu wajar. "Sebab Pak Jokowi tak pernah lelah menyapa dan berkunjung ke rakyatnya," kata Hasto.
Hasto menyatakan bahwa apapun profesi dari anggota masyarakat, adalah bermartabat dan harus dihormati. Mau jadi pengusaha UMKM, kata Hasto, asalkan dilaksanakan dengan ikhlas dan dijalankan penuh dedikasi, maka itu adalah profesi bermartabat.
Dia lalu menyinggung pernyataan Capres Prabowo Subianto yang beberapa waktu lalu menyebut nasib orang muda Indonesia tragis karena lulus sekolah hanya menjadi supir ojek online.
"Kemarin Prabowo bilang profesi ojek seakan tak bermartabat. Padahal kita semua sama. Apapun profesinya. Sebab semua warga negara sama posisinya di hadapan negara dan hukum," kata Hasto.
Presiden Jokowi sendiri, lanjutnya, bukan pemimpin yang lahir dari kemewahan. Jokowi lahir dari pinggir Sungai Bengawan Solo, bekerja keras dari bawah hingga menjadi pengusaha. Setelahnya maju sebagai calon walikota, menjadi gubernur, dan kini menjadi presiden.
"Beliau benar-benar dari bawah dan benar-benar memimpin dengan semangat kerakyatan yang ada," kata Hasto.
"Beliau takkan menyakiti rakyatnya sendiri. Maka itu Pak Jokowi juga berpesan kepada kita. Turunlah, ketemu dengan rakyat, salam dan sapalah rakyat tanpa jarak," tambah Hasto.
Baginya, semangat dan kerja Jokowi itu harus ditiru oleh para relawan di bidang UMKM yang baru saja mendeklarasikan dukungannya itu.
"Mari bekerja keras bersama-sama. Atlit takkan mendapat medali emas dari langit. Mesti dia berlatih dan bekerja keras penuh disiplin. Maka kitapun harus begitu memenangkan pemilu 2019," tandasnya.
Hasto dan rombongan pun menyempatkan diri melihat bagaimana UMKM itu memproduksi berbagai order spanduk, bendera dan umbul-umbul.
Deklarasi dilakukan di sela-sela rangkaian safari kebangsaan PDI Perjuangan yang dipimpin Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto yang didampingi Ketua DPP bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidayat Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin dan sejumlah caleg partai berlambang banteng moncong putih itu.
Deklarasi dukungan dibacakan oleh Ketua Pengusaha UMKM Garut, Dayung Ridwan yang diikuti ratusan pelaku UMKM yang bergerak di industri jahit pembuatan bendera merah putih dan berbagai umbul-umbul yang dipasarkan ke seluruh nusantara.
"Kami atas nama masyarakat UKM Garut, menyatakan sepenuhnya mendukung dan akan memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin," kata Dayung Ridwan, di Desa Leles, Garut, Jawa Barat, Sabtu (24/11/2018).
Dayung menjelaskan, mayoritas masyarakat di tempat tinggalnya bekerja sebagai penjahit. Dayung merasa industri pembuatan bendera dan umbul mampu bertumbuh pesat di daerahnya berkat bantuan dan dukungan dari Presiden Jokowi.
Bahkan belum lama ini, kata Dayung perwakilan pelaku UMKM sempat diundang Presiden Jokowi ke Istana untuk menerima bantuan berupa mesin jahit sebanyak 50 buah. Bukan itu saja, para pelaku UMKM di desanya juga merasa terbantu dengan kebijakan Jokowi yang mempermudah akses permodalan bagi mereka.
Kami sudah merasakan langsung apa yang dilakukan Pak Jokowi kepada UMKM seperti kami. Sehingga kami merasa ada pertanggungjawaban untuk memenangkan kembali Pak Jokowi," kata Ridwan.
Hasto Kristiyanto menyampaikan rasa terima kasih atas deklarasi dukungan yang dilakukan. Baginya, dukungan masyarakat kepada Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu wajar. "Sebab Pak Jokowi tak pernah lelah menyapa dan berkunjung ke rakyatnya," kata Hasto.
Hasto menyatakan bahwa apapun profesi dari anggota masyarakat, adalah bermartabat dan harus dihormati. Mau jadi pengusaha UMKM, kata Hasto, asalkan dilaksanakan dengan ikhlas dan dijalankan penuh dedikasi, maka itu adalah profesi bermartabat.
Dia lalu menyinggung pernyataan Capres Prabowo Subianto yang beberapa waktu lalu menyebut nasib orang muda Indonesia tragis karena lulus sekolah hanya menjadi supir ojek online.
"Kemarin Prabowo bilang profesi ojek seakan tak bermartabat. Padahal kita semua sama. Apapun profesinya. Sebab semua warga negara sama posisinya di hadapan negara dan hukum," kata Hasto.
Presiden Jokowi sendiri, lanjutnya, bukan pemimpin yang lahir dari kemewahan. Jokowi lahir dari pinggir Sungai Bengawan Solo, bekerja keras dari bawah hingga menjadi pengusaha. Setelahnya maju sebagai calon walikota, menjadi gubernur, dan kini menjadi presiden.
"Beliau benar-benar dari bawah dan benar-benar memimpin dengan semangat kerakyatan yang ada," kata Hasto.
"Beliau takkan menyakiti rakyatnya sendiri. Maka itu Pak Jokowi juga berpesan kepada kita. Turunlah, ketemu dengan rakyat, salam dan sapalah rakyat tanpa jarak," tambah Hasto.
Baginya, semangat dan kerja Jokowi itu harus ditiru oleh para relawan di bidang UMKM yang baru saja mendeklarasikan dukungannya itu.
"Mari bekerja keras bersama-sama. Atlit takkan mendapat medali emas dari langit. Mesti dia berlatih dan bekerja keras penuh disiplin. Maka kitapun harus begitu memenangkan pemilu 2019," tandasnya.
Hasto dan rombongan pun menyempatkan diri melihat bagaimana UMKM itu memproduksi berbagai order spanduk, bendera dan umbul-umbul.
(maf)