Forum Tunanetra Tuntut KH Ma'ruf Amin Minta Maaf

Senin, 12 November 2018 - 15:50 WIB
Forum Tunanetra Tuntut...
Forum Tunanetra Tuntut KH Ma'ruf Amin Minta Maaf
A A A
BANDUNG - Forum Tunanetra Menggugat menuntut Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin meminta maaf kepada seluruh penyandang disabilitas netra se-Indonesia yang menyinggung perasaan dan terkesan mendiskreditkan mereka.

Salah satu pernyataan Kiai Ma'ruf yang dinilai mendiskreditkan kalangan disabilitas untuk menyindir pihak-pihak yang selalu mengkritik dan mendiskreditkan prestasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu disampaikan Ma'ruf dalam acara peresmian posko dan deklarasi Relawan Barisan Nusantara (Barnus) di kawasan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018) lalu.

Sekretaris Forum Tunanetra Menggugat, Yudi Yusfar mengatakan pernyataan Kiai Ma'ruf itu sangat tendensius dan mendiskreditkan kaum tunanetra. Sebanyak 23 organisasi tunanetra se-Indonesia merasa terganggu dengan pernyataan itu.

Karenanya, kata Yudi, Forum Tunanetra Menggugat menuntut Cawapres Ma'ruf Amin meminta maaf secara terbuka selambat-lambatnya dalam waktu 10 hari sejak hari ini, Senin 12 November 2018. Jika tak juga meminta maaf, kalangan disabilitas netra akan melakukan langkah-langkah yang lebih berarti dan signifikan.

Pihaknya sangat menyesalkan pernyataan KH Ma'ruf Amin karena dapat menimbulkan konotasi yang negatif dari masyatakat terhadap penyandang disabilitas, khususnya kalangan disabilitas netra dan tunarungu atau disabilitas wicara.

"Karena itu, kami meminta KH Ma'ruf Amin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada kaum diabilitas netra dan rungu atau wicara atas ucapan tersebut. Sebab, menimbulkan keresahan di kalangan disabilitas," kata Yudi didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia Yayat Ruhiyat dan Koordinator Forum Tunanetra Menggungat Hendra, saat konferensi pers di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (12/11/2018).

Selain itu, tambah Yudi, kalangan disabilitas mengimbau para politisi ketika menyampai pernyataan agar memilih diksi yang menyejukkan. Silakan beradu gagasan tetapi jangan sampai mengorbankan keberadaan salah satu komunitas di Indonesia.

"Ucapan kami ini tidak dilandasi kepentingan keberpihakan kepada salah satu kontestan. Tetapi murni karena gerakan moral," tegas dia.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Kumpulan Ucapan Minal...
Kumpulan Ucapan Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir Batin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved