CBA: OJK Masih Lemah Awasi Transaksi Uang Hasil Korupsi

Senin, 05 November 2018 - 09:44 WIB
CBA: OJK Masih Lemah...
CBA: OJK Masih Lemah Awasi Transaksi Uang Hasil Korupsi
A A A
JAKARTA - Direktur ‎Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai, OJK sangat lemah melakukan pengawasan transaksi uang hasil korupsi atau uang untuk korupsi dan transaksi uang ilegal. Apalagi, tutur Uchok, sebagian transaksi tersebut didukung dan difasilitasi oleh pegawai dan pejabat bank, asuransi, money changer.

Dia menuturkan, dalam berbagai perkara korupsi yang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) telah terbuka dan terbongkar berbagai celah yang bisa dimainkan dan dimanfaatkan para pejabat bank atas nama bank untuk mendukung koruptor.

"Pejabat bank atas nama bank mendukung koruptor sehingga terjadi pencucian uang. Dan atas itu, OJK seperti tutup mata. OJK tidak mau melakukan investigasi dan penyidikan atas itu. Harusnya kalau ada kasus terbongkar di Pengadilan atau penyidikan di KPK, OJK itu harus turun tangan menindak pejabat dan lembaga jasa keuangan," ujar Uchok saat dihubungi SINDOnews, Minggu (4/11/2018) malam.

Dia menggariskan, pengetatan pengawasan transaksi hingga investigasi dan penindakan terhadap pegawai dan pejabat serta lembaga penyedia jasa keuangan adalah kewenangan OJK yang harus dijalankan dengan konsisten.
(Baca juga: KPK Minta OJK Perketat Pengawasan Transaksi Uang Korupsi )Bagi Uchok, seluruh langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya OJK melakukan perlindungan terhadap konsumen dan lembaga penyedia jasa keuangan. Baik bank, asuransi, maupun money changer.

"Jadi dengan sendirinya OJK melakukan perlindungan terhadap konsumen lembaga penyedia jasa keuangan dari praktik korupsi. Mereka OJK harus aktif berkoordinasi dengan KPK dan PPATK juga. Jangan sampai keberadaan OJK mubazir," ucapnya.
(pur)
Berita Terkait
KPK Tetapkan Rafael...
KPK Tetapkan Rafael Alun Trisambodo sebagai Tersangka TPPU
KPK Dalami Kasus Dugaan...
KPK Dalami Kasus Dugaan TPPU Eks Politikus PKS
Cuma Gaya-gayaan, Eks...
Cuma Gaya-gayaan, Eks Ketua Pansel Geram Pimpinan KPK Tak Terapkan TPPU
KPK Panggil Sekretaris...
KPK Panggil Sekretaris Dirjen SDA PUPR Terkait TPPU Yudi Widiana
Rijatono Lakka Ditetapkan...
Rijatono Lakka Ditetapkan Tersangka TPPU Bersama Lukas Enembe
Hari Ini KPK Periksa...
Hari Ini KPK Periksa Advokat Lucas Terkait Kasus TPPU Nurhadi
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved