Cuma Gaya-gayaan, Eks Ketua Pansel Geram Pimpinan KPK Tak Terapkan TPPU

Kamis, 08 April 2021 - 15:04 WIB
loading...
Cuma Gaya-gayaan, Eks...
Mantan Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK, Yenti Garnasih mengaku geram dengan kinerja KPK dalam hal perampasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kasus korupsi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Yenti Garnasih mengaku geram dengan kinerja KPK dalam hal perampasan tindak pidana pencucian uang ( TPPU ) kasus korupsi. Dia menyebut KPK hanya menangani pidana korupsi.

"Penyitaan perampasan KPK itu rendah hanya miliaran kecil dibanding Kejagung yang triliunan. Boleh dong curiga bahwa mereka hanya bermain di pidana saja tapi aset asetnya dibiarkan," ujar Yenti sata dihubungi MNC Portal melalui saluran telepon, Kamis (8/4/2021). Baca juga: Dua Tersangka Pejabat BPN Kasus Gratifikasi dan TPPU Ditahan KPK

Pakar Pidana Pencucian Uang itu mengaku kecewa atas komitmen Pimpinan KPK yang telah setuju untuk menyelesiakan masalah korupsi hingga melakukan penyitaan aset. Dia menyebut saat pencalonan, Pimpinan KPK setuju akan menindak setiap aset dengan menggunakan jalur TPPU.

"Geram saya sebagai Ketua Pansel. Saya masih punya catatan-catatannya bahwa mereka setuju dengan TPPU tapi faktanya enggak, yang dulu juga tidak," tegasnya.

Dia menyebut saat ini KPK hanya bermain pada tindak pidananya saja namun tidak menyentuh pada aspek TPPU. "Padahal KPK anggarannya besar sekali tapi hasilnya kecil, jadi cuma gaya-gayaan aja. TPPU tidak disentuh, pura-pura engga tau apa emang pura-pura apa," jelasnya.

Dia menyebut, seharusnya KPK memagggil ahli yang kompeten dalam mendalami kasus TPPU. Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Pencurian Barang Bukti Emas 1,9 Kg Pegawai KPK

"Mestinya dihadirkan digelar mau dipertimbangkan atau ya terserah dong. Tapi masyarakat juga pengen dong ahli yang berkompeten dihadirkan dulu," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Militer Israel Terapkan...
Militer Israel Terapkan Jeda karena Tak Mampu Hadapi Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved