Erick Thohir Minta TKN Jokowi-Ma'ruf Tak Lengah karena Hasil Survei
Minggu, 28 Oktober 2018 - 10:28 WIB
Erick Thohir Minta TKN Jokowi-Ma'ruf Tak Lengah karena Hasil Survei
A
A
A
JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meminta agar jajaran timnya tak lengah atas berbagai hasil survei yang selalu mengunggulkan pasangan calon nomor urut 01.
"Tak boleh larut dan terus berbenah sampai ditetapkan menang," kata Erick dalam siaran pers dari Direktorat Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Ma'ruf.
Hal ini dikatakannya dalam pembukaan Rakernas TKN di Hotel Empire Surabaya, Sabtu (27/10/2018). Ia juga menekankan agar TKN tak berbangga diri, lalu puas melihat sejumlah hasil polling. Di mana pasangan Jokowi-Ma'ruf selalu menang di survei.
Erick pun bercerita tentang petinju dunia Mike Tyson yang memegang rekor tak terkalahkan pada tahun 90-an lalu. Tapi, di puncak prestasinya itu petinju kelas berat tersebut malah kalah oleh lawannya.
"Dikalahkan James Buster Douglas. Padahal, dia sama sekali tidak diunggulkan," tambahnya.
Rakernas ini, sambung Erick, akan menjadi langkah awal menyolidkan tim. Termasuk, dalam rangka mempertajam visi-misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.
Ia pun menekankan bahwa TKN harus menjalankan kampanye cerdas, bebas hoaks. Caranya, menonjolkan prestasi dan mengedepankan gagasan.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla (JK). Ia meminta jajaran tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf tak terbuai dengan catatan survei.
"Sebagaimana terjadi dalam pemilu di AS, dari sembilan lembaga survei, cuma satu yang memenangkan Trump (Presiden AS Donald Trump), ini membuat kubu Hillary terbuai, kemudian lengah," katanya.
Karena itu, JK mengingatkan supaya TKN tak kelewat optimistis menyikapi hasil polling yang memenangkan pasangan nomor urut 01, ketimbang kompetitornya.
Seperti diketahui, TKN Jokowi-Ma'ruf melangsungkan rakernas tim kampanye secara nasional di Surabaya, pada 27-28 Oktober 2018. Hadir seluruh jajaran timses pemenangan Jokowi-Ma'ruf dari tingkat pusat dan daerah.
"Tak boleh larut dan terus berbenah sampai ditetapkan menang," kata Erick dalam siaran pers dari Direktorat Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Ma'ruf.
Hal ini dikatakannya dalam pembukaan Rakernas TKN di Hotel Empire Surabaya, Sabtu (27/10/2018). Ia juga menekankan agar TKN tak berbangga diri, lalu puas melihat sejumlah hasil polling. Di mana pasangan Jokowi-Ma'ruf selalu menang di survei.
Erick pun bercerita tentang petinju dunia Mike Tyson yang memegang rekor tak terkalahkan pada tahun 90-an lalu. Tapi, di puncak prestasinya itu petinju kelas berat tersebut malah kalah oleh lawannya.
"Dikalahkan James Buster Douglas. Padahal, dia sama sekali tidak diunggulkan," tambahnya.
Rakernas ini, sambung Erick, akan menjadi langkah awal menyolidkan tim. Termasuk, dalam rangka mempertajam visi-misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.
Ia pun menekankan bahwa TKN harus menjalankan kampanye cerdas, bebas hoaks. Caranya, menonjolkan prestasi dan mengedepankan gagasan.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla (JK). Ia meminta jajaran tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf tak terbuai dengan catatan survei.
"Sebagaimana terjadi dalam pemilu di AS, dari sembilan lembaga survei, cuma satu yang memenangkan Trump (Presiden AS Donald Trump), ini membuat kubu Hillary terbuai, kemudian lengah," katanya.
Karena itu, JK mengingatkan supaya TKN tak kelewat optimistis menyikapi hasil polling yang memenangkan pasangan nomor urut 01, ketimbang kompetitornya.
Seperti diketahui, TKN Jokowi-Ma'ruf melangsungkan rakernas tim kampanye secara nasional di Surabaya, pada 27-28 Oktober 2018. Hadir seluruh jajaran timses pemenangan Jokowi-Ma'ruf dari tingkat pusat dan daerah.
(kri)