Ketum GP Ansor Pastikan Bendera yang Dibakar adalah Bendera HTI

Rabu, 24 Oktober 2018 - 14:28 WIB
Ketum GP Ansor Pastikan...
Ketum GP Ansor Pastikan Bendera yang Dibakar adalah Bendera HTI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa bendera yang dibakar pada saat peringatan Hari Santri Nasional di Garut oleh anggota Banser merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Kenapa bisa dibilang bendera HTI karena yang pertama jejak digital tidak bisa bohong, di banyak kegiatan HTI yang besar di tahun 2013 mereka di GBK, ribuan anggota mereka bikin acara di sana dan mereka mengibarkan bendera itu. Bendera yang kita kenal dengan bendera HTI," ujar Yaqut saat jumpa pers di kantor GP Ansor, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Untuk fakta yang kedua, lanjut Yaqut, ketika persidangan pembubaran HTI melalui pengadilan. Salah satu pengacara pemerintah pada waktu itu adalah kader LBH Ansor menyaksikan bahwa saat menunjukkan bendera itu, HTI mengakui sebagai benderanya.

"Mereka mengakui di persidangan itu. Nah ketika sekarang mereka menyangkal kami menjadi bertanya sekarang, kalau begitu mereka sengaja dong memanipulasi umat Islam untuk kepentingannya atas nama umat Islam itu. Kita harus balik tanya lagi, fakta-fakta yang kita temukan bagaimana mereka menjelaskan," jelasnya.

Soal mengklaim bendera oleh HTI itu kata Yaqut persoalan lain, tetapi bahwa tulisan tauhid yang digunakan oleh HTI ini khas jika digunakan misalnya dengan lafadz yang sama di bendera ISIS. Yaqut menjelaskan meskipun sama itu lafadz tauhid, artinya HTI sengaja secara spesifik mengatakan bahwa kalau tulisannya seperti itu adalah bendera HTI.

"Meskipun tanpa ada nama HTI nya. Mereka selalu mengatasnamakan ini kan enggak ada nama HTI-nya. Kalau itu apa yang mereka argumentasikan, merah dan putih itu tidak ada tulisannya Indonesia tapi kita mengenali itu sebagai bendera Indonesia," tegasnya.

"Ada beredar bendera gambarnya Palu Arit kalau itu beredar di jalan kita mau ngomong apa, itu bendera palu arit atau bendera PKI. Saya kira kalau HTI melakukan penyangkalan-penyangkalan ini artinya mereka sedang berusaha memanipulasi kesadaran publik," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Dugaan Pelecehan Terhadap...
Dugaan Pelecehan Terhadap AG, Polisi Akan Periksa Ponsel D
Ketua GP Ansor Minta...
Ketua GP Ansor Minta Kemenag Bekukan Izin Ponpes Shiddiqiyyah
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
GP Ansor Geruduk 3 Holywings...
GP Ansor Geruduk 3 Holywings di Jakarta
Trump Dituduh Melakukan...
Trump Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mantan Model
GP Ansor Sebut Cuitan...
GP Ansor Sebut Cuitan Ferdinand Hutahaean Berpotensi Timbulkan Keonaran
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved