Tim Paslon 01 Kaji Soal Publik Tak Puas Kinerja Jokowi
Rabu, 10 Oktober 2018 - 19:24 WIB
Tim Paslon 01 Kaji Soal Publik Tak Puas Kinerja Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Hasil Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mencapai 72 persen. Kendati begitu, masih ada publik yang menyatakan belum puas terhadap kinerja Jokowi.
"Hanya dari mereka yang tidak puas ini kita ingin membedah karena kepemimpinan itu untuk semua. Mana yang tidak puas itu kami kaji lebih dalam," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
(Baca juga: Kubu Jokowi-Ma'ruf Sebut Hoaks Tak Bisa Dilawan dengan Hoaks)
Menurut Hasto, meski tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi mencapai 72 persen namun, TKN akan tetap melihat dan memperhatikan penilaian publik yang belum puas dengan kinerja Jokowi.
Hasto menganggap, hasil rilis survei yang dipublikasikan kepada masyarakat menjadi modal semangat sekaligus evaluasi TKN.
"Misalnya BPJS. Kita sempurnakan menjadi BPJS plus one yang jelas semangat kemanusian menghadirkan fungsi dasar kesehatan yang tidak bisa dikomersialisasi itu yang penting," tandasnya.
"Hanya dari mereka yang tidak puas ini kita ingin membedah karena kepemimpinan itu untuk semua. Mana yang tidak puas itu kami kaji lebih dalam," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
(Baca juga: Kubu Jokowi-Ma'ruf Sebut Hoaks Tak Bisa Dilawan dengan Hoaks)
Menurut Hasto, meski tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi mencapai 72 persen namun, TKN akan tetap melihat dan memperhatikan penilaian publik yang belum puas dengan kinerja Jokowi.
Hasto menganggap, hasil rilis survei yang dipublikasikan kepada masyarakat menjadi modal semangat sekaligus evaluasi TKN.
"Misalnya BPJS. Kita sempurnakan menjadi BPJS plus one yang jelas semangat kemanusian menghadirkan fungsi dasar kesehatan yang tidak bisa dikomersialisasi itu yang penting," tandasnya.
(maf)