Soal Hasil Survei, TKN: Hanya Produksi Hoaks Dapat Kalahkan Jokowi-Ma'ruf
Senin, 08 Oktober 2018 - 13:25 WIB
Soal Hasil Survei, TKN: Hanya Produksi Hoaks Dapat Kalahkan Jokowi-Ma'ruf
A
A
A
JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil riset terbaru mengenai kinerja pemerintahan Jokowi dan elektabilitas pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin. Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 melampaui pasangan calon penantang Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Raja Juli Antoni menilai, hasil survei SRMC manifestasi dari suara rakyat yang telah melihat kepemimpinan Jokowi. "InsyaAllah Pak Jokowi akan memimpin Indonesia kembali untuk 5 tahun yang akan datang," ujar Antoni dalam siaran persnya kepada wartawan, Senin (8/10/2018).
Pria yang akrab disapa Toni ini menganggap hasil survei SRMC maupun sejumlah lembaga survei lain menjadi motivasi bagi parpol pengusung maupun tim pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk meningkatkan kinerja pemenangan.
Selain itu, hasil survei itu juga tetap menjadi peringatan bagi para pendukung agar tidak lengah dan 'ternina bobokan' lantaran waktu kampanye masih berlangsung enam bulan lagi sehingga hasil perlu gotong royong lebih giat lagi.
Sekjen DPP PSI ini menyebut hanya produksi hoax yang masif yang dapat mengalahkan Jokowi-Ma’ruf. Beruntung, jauh-jauh hari strategi penyebar hoaks terkuak dengan tertangkapnya aktivis Ratna Sarumpaet.
"Kader partai dan relawan harus benar-benar siap menghadapi serangan “Ratna Sarumpaet” lainnya yang lebih keji bentuk fitnah dan modusnya," tandasnya.
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Raja Juli Antoni menilai, hasil survei SRMC manifestasi dari suara rakyat yang telah melihat kepemimpinan Jokowi. "InsyaAllah Pak Jokowi akan memimpin Indonesia kembali untuk 5 tahun yang akan datang," ujar Antoni dalam siaran persnya kepada wartawan, Senin (8/10/2018).
Pria yang akrab disapa Toni ini menganggap hasil survei SRMC maupun sejumlah lembaga survei lain menjadi motivasi bagi parpol pengusung maupun tim pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk meningkatkan kinerja pemenangan.
Selain itu, hasil survei itu juga tetap menjadi peringatan bagi para pendukung agar tidak lengah dan 'ternina bobokan' lantaran waktu kampanye masih berlangsung enam bulan lagi sehingga hasil perlu gotong royong lebih giat lagi.
Sekjen DPP PSI ini menyebut hanya produksi hoax yang masif yang dapat mengalahkan Jokowi-Ma’ruf. Beruntung, jauh-jauh hari strategi penyebar hoaks terkuak dengan tertangkapnya aktivis Ratna Sarumpaet.
"Kader partai dan relawan harus benar-benar siap menghadapi serangan “Ratna Sarumpaet” lainnya yang lebih keji bentuk fitnah dan modusnya," tandasnya.
(pur)