Survei SMRC: Dukungan untuk Prabowo dan Jokowi Meningkat

Minggu, 07 Oktober 2018 - 15:28 WIB
Survei SMRC: Dukungan...
Survei SMRC: Dukungan untuk Prabowo dan Jokowi Meningkat
A A A
JAKARTA - Peluang Calon Presiden petahana untuk terpilih kembali dalam pemilihan Presiden 2019 semakin menguat. Jarak perolehan suara antara calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto melebar.

Hal tersebut didapati dalam survei Saiful Munjani Research and Consulting (SMRC). Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi unggul atas Prabowo Subianto.

"Dalam jawaban spontan, dukungan untuk Jokowi pada September 2018 ini sebesar 47.4 persen sementara Prabowo 21.8 persen, yang tidak menjawab atau menjawab tidak tahu 29.6 persen. Dibanding Mei 2018, dukungan spontan untuk Jokowi dan Prabowo pada September 2018 meningkat hampir sama besar," ujar Djayadi Hanan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (7/10/2018).

Djayadi menambahkan dalam simulasi dua calon presiden, dukungan kepada Jokowi sebesar 60.2 persen, sementara Prabowo 28.7 persen. Dibanding Mei 2018, tren dukungan dalam simulasi dua calon untuk Jokowi cenderung meningkat, sedangkan Prabowo cenderung menurun.

"Sedangkan dalam simulasi dua pasangan, dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 60.4% persen, sementara Prabowo-Sandi Uno 29.8 persen, yang belum tahu sekitar 9.8 persen," jelas Djayadi.

Penurunan dukungan pada Jokowi juga sempat terjadi pada survei Mei 2018. Hal tersebut terjadi karena beberapa perstiwa penting seperti Mako Brimob, dan bom di Surabaya.

"Ada kecemasan yang luas dengan kondisi keamanan waktu itu. Namun kecemasan itu nampaknya sudah banyak berkurang 3 bulan berikutnya (September), sehingga dukungan pada Jokowi kembali naik," jelasnya.

"Survei September 2018 juga menunjukan bahwa calon Wapres tidak punya efek berarti terhadap pasangan. Baik dengan pasangan atau tidak, pilihan pada Jokowi dan Prabowo kurang lebih sama," sambung Djayadi.

Survei SMRC dilakukan pada 7 – 14 September 2018. Populasi sebanyak 1220 responden dipilih secara random (multistage random sampling). Margin of error rata-rata sebesar ± 3,05% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved