KPU Perbolehkan Capres Petahana Gunakan Pesawat Kepresidenan

Selasa, 25 September 2018 - 21:59 WIB
KPU Perbolehkan Capres...
KPU Perbolehkan Capres Petahana Gunakan Pesawat Kepresidenan
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk menggunakan pesawat kepresidenan selama menjalani kampanye.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan pihaknya tetap akan merujuk pada PP yang mengatur tentang standarisasi pengamanan presiden terkait penggunaan pesawat kepresidenan.

"Kalau memang pengamanan presiden standarnya menggunakan pesawat, ya berarti diperbolehkan. Kan tidak mungkin misalnya presiden kampanye naik kijang, aspek keamanannya gimana?" ujar Wahyu saat ditemui di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2018).

Wahyu enggan menanggapi pandangan berbagai pihak yang mengatakan bahwa penggunaan pesawat kepresidenan merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power. Selain PP, Wahyu menegaskan pihaknya juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam hal ini Pasal 305 yang tentang fasilitas negara yang melekat pada presiden saat masa kampanye. Yang mana fasilitas menyangkut pengamanan, kesehatan, dan protokoler dilakukan sesuai dengan kondisi lapangan secara profesional dan proporsional.

"Kebetulan Presiden RI jadi capres. Oleh karena itu, mohon dipahami berdasarkan ketentuan undang-undang, Presiden RI yang jadi Capres RI berhak mendapatkan fasilitas protokoler, fasilitas kesehatan, dan keamanan sebagai mana mestinya," jelasnya.

Meski banyak penolakan akan hal itu, Wahyu menilai bahwa capres petahana Jokowi pun tak boleh menolak standarisasi pengamanan yang dilakukan oleh petugas yang berwenang karena sudah diatur dalam undang-undang.

"Karena berbahaya juga misalnya presiden tidak mematuhi fasilitas keamanan, protokoler dan kesehatan, kalau ada apa-apa sama presiden gimana? Jadi presiden itu bukan figur pribadi Pak Jokowi, presiden itu institusi. Jadi dibedakan. Itu harus dapatkan fasilitas protokoler, kesehatan dan keamanan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Erick Thohir Dinilai...
Erick Thohir Dinilai Tokoh Muda Berpengaruh dalam Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
Selain Bobby Rizaldi,...
Selain Bobby Rizaldi, Tenaga Ahli hingga Dirjen PKN BPK juga Diperiksa KPK terkait Kasus Bupati Muara Enim
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved