Soal 25 Juta DPT Ganda, KPU: Pengecekan Kubu Prabowo Tidak Utuh

Selasa, 04 September 2018 - 18:00 WIB
Soal 25 Juta DPT Ganda,...
Soal 25 Juta DPT Ganda, KPU: Pengecekan Kubu Prabowo Tidak Utuh
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Aziz mengungkapkan alasan lembaganya baru akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada 5 September besok meski rekapitulasi data pemilih sudah dilakukan sejak akhir Agustus lalu. Pasalanya, untuk memberikan kesempatan kepada parpol peserta pemilu dan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan tahapan berikutnya yakni analisis terhadap data pemilih.

Menurut Viryan, sesuai Peraturan KPU (PKPU) pihaknya mempunyai waktu 5-6 hari untuk menetapkan DPT sesuai masukan dari Bawaslu berdasarkan jumlah TPS dan surat suara yang akan dicetak. Selain itu, kata Viryan, parpol juga memiliki kepentingan untuk menghitung jumlah saksi bagi caleg yang memerlukan informasi tersebut.

"Dugaan 25 juta DPT yang ganda ternyata proses pengecekannya tidak utuh, sudah clear. Kalau pun ada data yang ganda tidak sebanyak itu," ujar Viryan di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Kendati begitu, Viryan enggan menyebut pengecekan yang dilakukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menemukan 25 juta data pemilih ganda tidak akurat. Dia menilai, parpol koalisi Prabowo-Sandi tidak utuh mengecek data pemilih karena hanya melihat NIK yang berjumlah 12 tanpa melihat tanda bintang yang dikecualikan.

Terkait 25 juta data pemilih ganda yang sempat heboh di media, pihaknya mengaku menghormati hal tersebut sebagai bagian dari analisis dan masukan dari peserta pemilu.

Viryan menambahkan pihaknya akan terus mengupdate dan meminta masukan tentang DPT dari masyarakat karena bukan tidak mungkin pada saat pemilihan 17 April 2019 mendatang ada pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) secara alamiah.

"Namun poin pentingnya, setiap masukan dari masyarakat tentang DPT kita susun dengan tiga prinsip, terbuka, akuntabel, dan partisipasi masyarakat," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved