Jadikan Keragaman sebagai Kekuatan, Bukan Kelemahan

Sabtu, 01 September 2018 - 14:04 WIB
Jadikan Keragaman sebagai...
Jadikan Keragaman sebagai Kekuatan, Bukan Kelemahan
A A A
JAKARTA - Masyarakat Indonesia diminta untuk terus menggaungkan semangat perdamaian dan keberagaman untuk solidaritas bangsa-bangsa di Asia.

Apalagi keberagaman bangsa Indonesia telah diakui dan diapresiasi oleh bangsa-bangsa di Asia, bahkan dunia. Ajang Asian Games 2018 dinilai menjadi salah satu bukti Indonesia dengan segala keberagamannya mampu menyatukan bangsa-bangsa Asia dalam semangat persaudaraan dan sportivitas.

“Keberagaman Indonesia adalah sesuatu yang luar biasa. Sudah banyak apresiasi yang diberikan kepada Indonesia karena mampu mengelola keberagaman menjadi sebuah kekuatan, bukan menjadi sesuatu yang melemahkan. Unity in diversity atau Bhinneka Tunggal Ika menjadi modal besar bangsa ini untuk mewujudkan Energy of Asia di Asian Games 2018 ini,” kata Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, di Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018.
Dengan semangat solidaritas, kata dia, bangsa Asia bisa bersatu. Dengan begitu Asia pasti mampu bersaing dengan bangsa Eropa dan Amerika. Hal itu terlihat dari gelaran Asian Games 2018 ini.
Melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas, kata dia, Asian Games 2018 terbukti sejajar dengan gelaran bergengsi lainnya seperti Olimpiade.“Perlu diingat pada masa lampau itu peradaban di Asia ini dianggap lebih tinggi, bila dibandingkan dengan peradaban orang Eropa maupun Amerika,” ujarnya.
Menurut Hikmahanto, Asian Games bisa pula dijadikan momentum meredakan ketegangan di masyarakat terhadap situasi politik bangsa menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Dia menilai perbedaan adalah fitrah dan tidak mungkin dihindari. Perbedaan juga hal wajar dalam proses berdemokrasi.

“Yang perlu kita pahami adalah jangan kemudian perbedaan itu memecah belah kita. Adanya perbedaan sejatinya untuk memperkuat kita. Artinya kita ingin mendapatkan pemimpin yang baik, pemimpin yang amanah dan lain sebagainya. Pada ssaat pemimpin itu nanti muncul, tentu keberagaman itu harus menjadi satu lagi,” tuturnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat apabila ada perbedaan pilihan politik atau apa pun, jangan diterjemahkan dengan kekerasan yang akan berakibat seperti di negara-negara lain, konflik antarmasyarakat, konflik horisontal.

“Kita boleh berbeda, tetapi tidak diterjemahkan dengan kekerasan,” ujarnya.

Dalam pengamatannya, gelaran Asian Games ini seperti kondisi di Amerika Serikat. Di sana ketika ada prajuritnya yang dikirim tugas perang ke luar negeri, maka para politikusnya akan berhenti membicarakan apakah tindakan ini benar atau salah. Mereka semuanya akan mendukung prajurit-prajurit itu ketika mereka berperang.

“Sekarang ini saya melihat para politikus punya kesadaran seperti itu. Ketika Asian Games berlangsung, kita tidak boleh membicarakan bahwa ini untuk kepentingan politik tertentu dan lain sebagainya. Kita semua mendukung para atlet yang bertanding di laga Asian Games atas nama Indonesia dan itu yang memang harus kita lakukan,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki Indonesia jangan sekadar slogan. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat harus tetap menjaga keberadaan bangsa Indonesia ini dalam satu kesatuan.

Unity in Divesity, jangan menjadikan keberagaman yang kita miliki ini menjadi pemecah belah antara satu dengan yang lain, tetapi keberagaman yang kita miliki harus menjadi penguat bagi satu dengan yang lain,” tutur Hikmahanto.
(dam)
Berita Terkait
DPR Restui Buka Hubungan...
DPR Restui Buka Hubungan Diplomatik Indonesia dengan Sudan Selatan
Moderasi Beragama Secara...
Moderasi Beragama Secara Global Dinilai Tak Lepas dari Peran Diplomatik
Kemenlu Beri Tanggapan...
Kemenlu Beri Tanggapan Terkait Insiden Kekerasan Terhadap Diplomat Nigeria
Harapan Jokowi pada...
Harapan Jokowi pada Forum Kerukunan Umat Beragama
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Menlu Tegaskan Indonesia...
Menlu Tegaskan Indonesia Tak Akan Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved