Edukasi Politik Diyakini Bisa Mencegah Perpecahan Masyarakat

Rabu, 29 Agustus 2018 - 15:26 WIB
Edukasi Politik Diyakini...
Edukasi Politik Diyakini Bisa Mencegah Perpecahan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Kemungkinan terjadinya perpecahaan kehidupan sosial masyarakat karena perbedaan pilihan politik jelang pemilihan umum tahun 2019 bisa saja terjadi.

Untuk menghalau hal itu, Anggota Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq justru menyebut sebaiknya masyarakat diberikan edukasi politik yang baik.

Bahwa perbedaan merupakan sesuatu yang wajar. Bahkan sejak era the founding fathers (pendiri bangsa) perbedaan pun telah terjadi. Namun hal itu tidak dijadikan alasan untuk saling bermusuhan.

"Pertama kita harus memberikan edukasi ke masyarakat, bahwa politik itu biasa aja, adu ide. Ada yang perlu kita sosialisasikan yaitu founding father kita," Maman dalam diskusi Polmark Indonesia bertajuk 'Pemilu Dan Ancaman Retaknya Kerukunan Sosial' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).

Menurutnya, isu terjadinya perpecahan masyarakat masih patut dipertanyakan. Bahkan dianggap belum tentu terjadi. Ancaman kerukunan ini bisa saja ada atau bisa juga hanya hantu ketakutan semata.

"Bagaimana mereka punya perbedaan tapi hubungan sosial mereka tetap baik. Contoh Soekarno dan bung Hatta meski beda pendapat, namun kerinduan keduanya nampak ketika di akhir hayat Soekarno," jelasnya.

Anggota Komisi VIII DPR ini juga mengatakan, aspek yang harus menjadi perhatian bersama yakni maraknya kelompok penyebar berita bohong alias hoax. Sebab akibat ulah mereka dapat memicu terjadinya perpecahan masyarakat.

Oleh karenanya, Maman menilai gerakan literasi harus terus disosialisasikan. Sehingga publik akan semakin pandai menerima dan menyaring informasi yang masuk. Sehingga tidak bisa termakan oleh hoax.

"Gerakan literiasi ini harus dimasifkan oleh kelompok manapun. Kalau tidak diperhatikan kerukunan sosial akan terbelah, masyarakat kita akan serba instan," tuturnya.
(pur)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved