PPP Jelaskan Alasan Pemanggilan Rommy oleh KPK
Selasa, 21 Agustus 2018 - 12:06 WIB
PPP Jelaskan Alasan Pemanggilan Rommy oleh KPK
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Muhammad Romahurmuziy untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Pemanggilan Ketua Umum PPP pria yang biasa disapa Rommy itu dinilai sebagai hal wajar. "Wajar kalau sebagai ketua umum PPP, Gus Rommy dipanggil KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi karena sebelumnya ada salah satu fungsionaris PPP yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," tutur Ali Sa'roni, politikus PPP dalam siaran persnya, Selasa (21/8/2018).
Ali mengakui telah ber-tabayyun atau bertanya kepada Rommy mengenai pemanggilan oleh KPK.Menurut dia, Rommy mengakui ada panggilan dari KPK sebagai saksi atas dugaan korupsi pada penetapan APBN-P 2018 terkait dana perimbangan daerah.
"Perlu diketahui, bahwa Ketum PPP dipanggil KPK ini hanya untuk menjadi saksi, bukan tersangka," tandas Ali.
Menurut dia, Rommy adalah orang yang taat hukum. Dia memastikan ketua umumnya itu akan memenuhi panggilan selanjutnya.
"Hanya saja kemarin memang beliau lagi sibuk di Jateng dan Yogyakarta untuk mengisi beberapa rangkaian acara menjelang Idul Adha," ujarnya.
Pemanggilan Ketua Umum PPP pria yang biasa disapa Rommy itu dinilai sebagai hal wajar. "Wajar kalau sebagai ketua umum PPP, Gus Rommy dipanggil KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi karena sebelumnya ada salah satu fungsionaris PPP yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," tutur Ali Sa'roni, politikus PPP dalam siaran persnya, Selasa (21/8/2018).
Ali mengakui telah ber-tabayyun atau bertanya kepada Rommy mengenai pemanggilan oleh KPK.Menurut dia, Rommy mengakui ada panggilan dari KPK sebagai saksi atas dugaan korupsi pada penetapan APBN-P 2018 terkait dana perimbangan daerah.
"Perlu diketahui, bahwa Ketum PPP dipanggil KPK ini hanya untuk menjadi saksi, bukan tersangka," tandas Ali.
Menurut dia, Rommy adalah orang yang taat hukum. Dia memastikan ketua umumnya itu akan memenuhi panggilan selanjutnya.
"Hanya saja kemarin memang beliau lagi sibuk di Jateng dan Yogyakarta untuk mengisi beberapa rangkaian acara menjelang Idul Adha," ujarnya.
(dam)