Rumah Bupati Labuhanbatu yang Digeledah KPK Ini Sudah Ditempati 2,5 Tahun

Sabtu, 21 Juli 2018 - 22:20 WIB
Rumah Bupati Labuhanbatu...
Rumah Bupati Labuhanbatu yang Digeledah KPK Ini Sudah Ditempati 2,5 Tahun
A A A
MEDAN - Rumah Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap yang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Pelajar Timur, Lingkungan 6, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai telah ditempatinya lebih kurang 2,5 tahun. Menurut warga Pangonal Harahap sudah 2,5 tahun lalu menempati rumah itu, namun memang jarang berada di rumah tersebut.

"Tahun 2016 rumahnya, sudah 2 tahun setengah lah dia tinggal disini. Tapi, dia jarang tinggal disini," jelas salah satu warga, Tika kepada wartawan, Sabtu (21/7/2018).

Menurutnya, Bupati Labuhanbatu jarang berada di rumah tersebut. Hanya beberapa orang saja yang tinggal di rumah itu. "Kalau dianya (Pangonal Harahap) jarang lah ke sini. Hanya orang-orang biasa, mungkin pembantunya tinggal disitu. Karena rumahnya selalu tertutup," ungkapnya. (Baca juga: KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Labuhanbatu di Medan)

Ditanyai terkait pemeriksaan KPK tersebut, Tika membenarkan penggeledahan itu. Menurutnya, petugas KPK sudah tiba sejak pukul 11.00 WIB. "Sekitar jam 11 tadi ada enam atau tujuh orang turun dari mobil dan langsung ke rumah itu. Katanya mereka dari KPK dan mereka masuk sama Kepala Lingkungan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas KPK telah menyegel Rumah dinas dan Kantor Bupati Labuhanbatu serta ruangan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Labuhanbatu pada Rabu (18/7/2018) lalu. Penyegelan oleh KPK tersebut buntut dari OTT yang dilakukan petugas di Jakarta dan Labuhanbatu, Sumut pada Selasa (17/7/2018). Dalam operasi itu mereka telah menangkap Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap bersama empat orang lainnya.

Pangonal dan ajudannya diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sementara 3 orang lainnya dari pihak swasta diamankan di Labuhanbatu. Dalam OTT yang dilakukan oleh KPK tersebut, petugas juga menemukan bukti transaksi yang diduga terkait proyek Dinas PUPR senilai ratusan juta rupiah.
(amm)
Berita Terkait
KPK Akui Kepala Daerah...
KPK Akui Kepala Daerah Rawan Konflik Kepentingan dan Penyalahgunaan Wewenang
KPK Perkuat Sinergi...
KPK Perkuat Sinergi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Daerah
KPK Diminta Tuntaskan...
KPK Diminta Tuntaskan Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Tulungagung
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Tangkapan Korupsi Kepala...
Tangkapan Korupsi Kepala Daerah Jangan Ganggu Stabilitas dan Investasi Daerah
KPK Bidik Dua Kepala...
KPK Bidik Dua Kepala Daerah, Siapakah Dia?
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved