PKS Siagakan Legislatornya Hadapi Pemilu 2019

Jum'at, 20 Juli 2018 - 16:32 WIB
PKS Siagakan Legislatornya...
PKS Siagakan Legislatornya Hadapi Pemilu 2019
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyiagakan para anggota legislatifnya di seluruh Indonesia untuk memenangkan Pemilu 2019. Hal itu terungkap dalam rapat kerja, konsolidasi dan halal bi halal Fraksi PKS bertajuk Rapatkan Barisan Menyongsong Kemenangan 2019 di Hotel Sahid Jakarta, sejak kemarin hingga hari ini.

Koordinator Anggota Legislatif (Aleg) Nasional PKS Jazuli Juwaini mengatakan bahwa acara itu sengaja diselenggarakan setelah pendaftaran Bacaleg untuk memantapkan kesiap-siagaan Fraksi PKS di seluruh Indonesia dalam mendukung kemenangan partainya di Pemilu 2019. Sebab, kata dia, Fraksi PKS pusat dan daerah ini adalah ujung tombak dan garda terdepan perjuangan partainya.

"Menjelang Pemilu 2019 kami pastikan kerja-kerja untuk rakyat akan semakin kuat dan kokoh. Pembelaan terhadap permasalahan rakyat dan umat akan semakin nyata dirasakan," kata Jazuli yang juga sebagai Ketua Fraksi PKS DPR dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Jumat (20/7/2018).

Dia menambahkan, PKS telah mendaftarkan 538 bacaleg untuk DPR RI di 80 daerah pemilihan dan ribuan bacaleg untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Adapun target suara nasional PKS 12 persen dan menjadi Partai Papan Atas membutuhkan kerja-kerja yang kongkrit, fokus, dan terukur.

"PKS punya 40 anggota DPR dan 1200an Anggota DPRD di seluruh Indonesia dengan kualitas personal dan kolektif yang luar biasa. Ditambah dengan soliditas dan militansi kader-kader PKS yang sudah terbukti selama ini insya Allah raihan suara PKS akan meningkat sesuai target," ujar Anggota Komisi I DPR ini.

Dia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja, kiprah dan perluasan jaringan serta silaturahim Aleg PKS ke semua komponen dan lapisan masyarakat. Kata dia, Aleg PKS harus lebih aktif lagi turun ke bawah, silaturahim dengan alim ulama dan habaib, bersinergi dengan ormas dan LSM dalam membangun kepedulian sosial dan mengadvokasi kebutuhan rakyat.

"Serta turut menjaga keindonesiaan. Ingat garis perjuangan Fraksi PKS pro-kerakyatan, pro-keummatan, dan pro-pengokohan nasionalisme Indonesia," katanya.

Dia juga meminta politisi PKS tetap tampil santun dan elegan, menjaga marwah partai, dan menunjukkan karakter seorang dai, di tengah persaingan politik yang semakin panas. Karena, kontestasi politik dianggap hanya ajang perlombaan untuk mengisi ruang kontribusi yang lebih besar bagi rakyat.

"Jangan sampai malah mengorbankan kepentingan bangsa yang lebih besar. Politisi PKS harus tampil santun, elegan, atraktif namun tetap simpatik dalam pembawaan di ruang-ruang publik, jangan malah bikin antipati rakyat," tuturnya.

Menurut dia, karakter seperti itu penting untuk dijaga dan dipertahankan karena menunjukkan diferensiasi politisi PKS dibandingkan politisi dari partai lain.

"PKS ini adalah partai dakwah, maka substansi kebaikan harus disampaikan dengan cara-cara yang baik agar rakyat semakin tertarik dan bersimpati kepada PKS, lalu dengan itu mereka akan memilih PKS pada pemilu 2019 mendatang," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
6 Lumbung Suara Partai...
6 Lumbung Suara Partai PKS di Pemilu Tahun 2019, Mayoritas di Pulau Jawa
PKS Gelar Rapimnas,...
PKS Gelar Rapimnas, Siapkan Jalan Kemenangan Pileg dan Pilpres 2024
Siti Zuhro: Koalisi...
Siti Zuhro: Koalisi PKS dan Gerindra di 2019 Kecil Kemungkinan Terulang di 2024
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved