Aher Tempati Posisi Puncak Bursa Capres-Cawapres PKS

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:32 WIB
Aher Tempati Posisi...
Aher Tempati Posisi Puncak Bursa Capres-Cawapres PKS
A A A
BANDUNG - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menempati posisi puncak bursa calon presiden dan calon wakil presiden capres atau cawapres di internal PKS.

Partai berlambang bulan sabit kembar itu berharap salah satu kader terbaiknya lolos sebagai kandidat capres atau cawapres di Pilpres 2019.

Diketahui, PKS telah menempatkan sembilan kader terbaiknya sebagai kandidat capres/cawapres. Selain Ahmad Heryawan, delapan kader terbaik PKS lainnya, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Kemudian, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah mengungkapkan, dari sembilan kader terbaik PKS tersebut, Aher menduduki peringkat pertama dalam hal popularitas maupun elektabilitasnya.

"Hingga saat ini, yang tertinggi (popularitas dan elektabilitas) memang Pak Aher, terakhir Pak Mardani (Mardani Ali Sera)," ungkap Ledia di Bandung, Kamis (19/7/2018).

Ledia menjelaskan, meski Aher menduduki peringkat pertama, namun partainya tetap akan menyerahkan sepenuhnya penunjukkan satu dari sembilan nama kandidat capres/cawapres tersebut kepada koalisi parpol yang akan terbentuk nanti.

"Sembilan orang ini kita serahkan kepada koalisi, ini sudah banyak pilihannya, silakan. Ada model Pak Aher, Pak Hidayat, Pak Anis Matta, Pak Tifatul, ada juga model Habib Salim, Pak Sohibul Iman, Pak Mardani, Pak Muzzamil, dan lainnya, mangga. Nanti ditentukan kesepakatan koalisi," paparnya.

Ledia berharap, satu dari kesembilan kader terbaik PKS tersebut dapat lolos menjadi capres/cawapres di Pilpres 2018. Imbalannya, kata Ledia, PKS siap mengerahkan seluruh mesin partainya yang dikenal militan untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Kita akan terus perjuangkan (capres/cawapres PKS), kita akan bekerja all out. Pokoknya jangan pernah ragukan militansi kader PKS," tandasnya.

Sebelumnya, Aher menyatakan kesiapannya maju di Pilpres 2019. Namun, meski telah siap dan dorongan kepadanya untuk maju ke ajang Pilpres 2019 semakin kuat, Aher menyatakan, tetap akan menunggu keputusan PKS.

"Pada prinsipnya saya siap jika dipandang pantas untuk menjadi pimpinan nasional. Dan sekali lagi saya sering mengatakan bahwa kesiapan kita tidak berdiri sendiri karena pasti terkait dengan keputusan partai juga terkait dengan koalisi partai. Pada dasarnya kita akan ikut mekanisme ini sampai ada keputusan akhir," papar Aher di Bandung, Rabu 11 Juli 2018 lalu.

Aher meyakinkan, meski tak terlalu diumbar ke publik, namun dirinya terus melakukan komunikasi dan lobi-lobi politik dengan partai, para tokoh, hingga sejumlah nama yang digadang-gadang akan maju ke Pilpres 2019.

antan gubernur Jabar dua periode Ahmad Heryawan (tengah) saat menyosialisasikan pasangan Asyik di Pilgub Jabar 2018, beberapa waktu lalu.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved