Ulama dan Ekonom Bisa Jadi Pemimpin Alternatif di Pilpres 2019

Minggu, 10 Juni 2018 - 12:11 WIB
Ulama dan Ekonom Bisa...
Ulama dan Ekonom Bisa Jadi Pemimpin Alternatif di Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Wacana pemimpin alternatif kian ramai diperbincangkan menjelang perhelatan akbar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang. Publik berharap figur lain selain Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Siapakah mereka?

Kelompok Diskusi dan Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) April lalu sempat merilis hasil survei bertajuk "Pemimpin Umat". Nama-nama yang dipilih dalam jajak pendapat itu, antara lain Habib Rizieq Shihab di urutan pertama, menyusul kemudian KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Ada juga nama Ustaz Abdul Somad, TGB Zainul Majdi, KH Ma’ruf Amin, dan Jokowi berada di urutan ke-6. Ada pula nama lain seperti KH Musthafa Baisri (Gus Mus), KH Yusuf Mansur dan tokoh-tokoh lain.

"Yang menjadi tantangan justru tokoh-tokoh (gerakan) 212 seperti Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI) dan Anies Baswedan enggak masuk dalam kategori pemimpin umat," kata pengamat politik yang juga Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio Hendri, Minggu (10/6/2018).

Artinya, menurut Hendri, pemimpin alternatif belum mengerucut ke satu tokoh. Termasuk umat Islam yang masih dalam posisi menyeleksi siapa figur yang layak menjadi pemimpin alternatif.

"Apakah itu sosok Prabowo, TGB Zainul Majdi (Gubernur NTB) atau malah tokoh alternatif seperti Rizal Ramli yang akan dipilih untuk menyaingi Jokowi nanti," sambungnya.

Masyarakat termasuk umat Islam, lanjut Hendri, masih memilih tokoh sesuai dengan kebutuhan.

"Misalnya saat ini kebutuhannya adalah ekonomi, karena Indonesia sedang tidak baik secara ekonomi maka yang yang akan lebih dicari itu ya orang-orang yang memiliki background ekonomi Bagus. Ya salah satunyya Rizal Ramli," jelasnya.

Pilihan lainnya, bila umat Islam membutuhkan tokoh yang ulama sekaligus umaro, yang dipilih adalah TGB Zainul Majdi atau beberapa calon alternatif lain yang selama ini beredar, seperti Mentri Kelautan Susi Pujiastuti atau mantan Ketua KPK Abraham Samad.

"Tapi yang jelas masih selektif dan masih cair sekali pilihannya. Jadi enggak berarti dia harus (tokoh) dari partai politik atau dari militer, tetapi lebih ke kebutuhan," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved