OTT di Tulungagung dan Blitar Terkait Proyek Jalan dan Pendidikan

Kamis, 07 Juni 2018 - 00:52 WIB
OTT di Tulungagung dan...
OTT di Tulungagung dan Blitar Terkait Proyek Jalan dan Pendidikan
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan operasi tangkap tangan (OTT) ‎di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar, Jawa Timur terkait dengan transaksi suap pengurusan proyek-proyek jalan dan pendidikan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pada Rabu 6 Juni 2018 malam ada lima orang yang diamankan ‎termasuk seorang kepala dinas PU dari OTT di dua daerah di Jawa Timur selepas terjadi transaksi uang suap. Dari hasil perhitungan sementara, uang total yang disita dari dua daerah tersebut sekitar Rp2 miliar. ‎Dia memaparkan, dari temuan tim KPK diduga transaks‎i uang dilakukan sehubungan dengan proyek-proyek di dua daerah tersebut.

OTT di Tulungagung dan Blitar Terkait Proyek Jalan dan Pendidikan


"Kami duga transaksi tersebut terkait dengan proyek-proyek infrastruktur yang ada di dua daerah tersebut baik proyek jalan. Jadi ada beberapa proyek peningkatan jalan, sekitar lebih dari 5 jalan. Dan juga ada salah satu proyek terkait sekolah. Tapi nanti tentu ini akan didalami lebih lanjut. Tim masih di sana, masih di lapangan, masih bekerja," tegas Febri ‎di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 6 Juni 2018 malam jelang Kamis dini hari.

Mantan pegawai fungsional pada Direktorat Gratifikasi KPK ini belum bisa memastikan rincian masing-masing proyek untuk masing-masing daerah. Kepastian proyek mana pada daerah yang satu dan daerah yang lain sedang dalam pendalaman saat pemeriksaan para pihak. Pendalaman itu juga guna memastikan apakah proyek tersebut bersumber dari APBD kabupaten/kota atau provinsi atau dari dan alokasi yang dikucurkan pemerintah pusat.

"Belum saya dapat informasi mengenai itu. Yang pasti dugaannya terkait dengan beberapa proyek jalan, proyek terkait sekolah. Jadi ada sekitar lebih dari 5 proyek jalan, karena uang yang kita amankan signifikan ya cukup banyak sekitar lebih dari Rp2 miliar. Kita tentu perlu dalami lebih lanjut banyak infomasi yang lain," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
KPK Prihatin Belasan...
KPK Prihatin Belasan Tahun OTT, Kepala Daerah Tak Kapok Korupsi
KPK Umumkan 3 OTT, 25...
KPK Umumkan 3 OTT, 25 Orang Ditangkap
Breaking News! KPK OTT...
Breaking News! KPK OTT Bupati di Tulungagung
Penjabat Wali Kota Pekanbaru...
Penjabat Wali Kota Pekanbaru Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK OTT...
Breaking News! KPK OTT Pejabat Pekanbaru Riau
KPK OTT Pejabat Daerah...
KPK OTT Pejabat Daerah di Kuansing Riau
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved