KPK Prihatin Belasan Tahun OTT, Kepala Daerah Tak Kapok Korupsi
Kamis, 10 Maret 2022 - 08:01 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengaku prihatin masih banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengaku prihatin masih banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Padahal, kata dia, selama belasan tahun KPK berdiri, sudah banyak kepala daerah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Demikian diungkapkan Alex di hadapan para pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pemberantasan korupsi terintegrasi. Hadir pula perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rakor tersebut. Baca juga: KPK Ungkap Dugaan Praktik Kotor Bagi-bagi Kavling di Lahan IKN Nusantara
"Sejak Indonesia merdeka, korupsi sepertinya sudah dirasakan oleh Bung Hatta. Makanya beliau bilang jangan sampai korupsi menjadi budaya," ujar Alex, sapaan karib Alexander Marwata melalui keterangan resminya, Kamis (10/3/2022).
"Selama belasan tahun KPK hadir, sudah berapa kepala daerah yang mengalami OTT. Itu saja tidak membuat yang lain kapok. Ini menjadi keprihatinan kami. Kenapa terus berulang?" imbuhnya.
Berdasarkan data Global Corruption Barometer (GCB) tahun 2020, Alex menuturkan perilaku koruptif terjadi karena kebiasaan masyarakat memberikan imbalan atas pelayanan publik yang diterima. Sementara itu, ada juga beberapa alasan seseorang memberikan uang atau imbalan kepada pelayan publik.
Demikian diungkapkan Alex di hadapan para pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pemberantasan korupsi terintegrasi. Hadir pula perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rakor tersebut. Baca juga: KPK Ungkap Dugaan Praktik Kotor Bagi-bagi Kavling di Lahan IKN Nusantara
"Sejak Indonesia merdeka, korupsi sepertinya sudah dirasakan oleh Bung Hatta. Makanya beliau bilang jangan sampai korupsi menjadi budaya," ujar Alex, sapaan karib Alexander Marwata melalui keterangan resminya, Kamis (10/3/2022).
"Selama belasan tahun KPK hadir, sudah berapa kepala daerah yang mengalami OTT. Itu saja tidak membuat yang lain kapok. Ini menjadi keprihatinan kami. Kenapa terus berulang?" imbuhnya.
Berdasarkan data Global Corruption Barometer (GCB) tahun 2020, Alex menuturkan perilaku koruptif terjadi karena kebiasaan masyarakat memberikan imbalan atas pelayanan publik yang diterima. Sementara itu, ada juga beberapa alasan seseorang memberikan uang atau imbalan kepada pelayan publik.
Lihat Juga :