Bupati Nganjuk Masih Diperiksa Intensif di Polres Usai Kena OTT KPK

Senin, 10 Mei 2021 - 12:42 WIB
loading...
Bupati Nganjuk Masih...
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (10/5/2021) dini hari tadi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) masih memeriksa secara intensif Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (10/5/2021) dini hari tadi. Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Nganjuk, Jawa Timur.

"Infonya pemeriksaan dilakukan di Polres Nganjuk," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (10/5/2021).

Selain Novi Rahman Hidayat, tim juga memeriksa sembilan orang lain yang di antaranya yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mengamankan uang ratusan juta rupiah. Mereka diamankan lanjut dilakukan pemeriksaan karena diduga terlibat praktik jual-beli jabatan perangkat desa di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Baca juga: BREAKING NEWS, KPK OTT Bupati Nganjuk

Operasi senyap di Kabupaten Nganjuk ini merupakan hasil kerja sama KPK dengan Ditipidkor Bareskrim Mabes Polri. Keduanya telah melakukan pemantauan terhadap dugaan tindak pidana suap terkait jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk sejak April 2021.

"KPK sejak awal dalam kegiatan ini, men-support penuh Tim Bareskrim Mabes Polri yang telah melakukan penyelidikan sejak sekitar April 2021 atas dugaan TPK penerimaan sejumlah uang untuk mengurus promosi jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk," katanya.

Ali mengaku belum mengetahui lebih detail kapan pihak-pihak yang diamankan dalam OTT di Nganjuk akan dibawa ke Jakarta. Namun demikian, KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut.

Baca juga: OTT Bupati Nganjuk, KPK Amankan 10 Orang
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditetapkan Tersangka Pemerasan, Ternyata Ikuti Praktik Suaminya
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jalan Sempoyongan di KPK usai Terjaring OTT
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Rekomendasi
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Berita Terkini
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved