Peluang Terbentuknya Koalisi Keumatan Dinilai Terbuka Lebar

Senin, 04 Juni 2018 - 11:50 WIB
Peluang Terbentuknya...
Peluang Terbentuknya Koalisi Keumatan Dinilai Terbuka Lebar
A A A
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menyampaikan keinginannya agar dibentuk koalisi keumatan yakni Partai Gerindra, PKS, PAN dan PBB. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Habib Rizieq saat ditemui Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais di Mekkah, Arab Saudi.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima), Sya'roni menilai, peluang terbentuknya koalisi keumatan yang diusulkan Habib Rizieq tetap terbuka lebar.

"Pertemuan Makkah dapat dijadikan awal komitmen untuk membangun komunikasi yang lebih intens antar empat parpol tersebut," ujar Sya'roni saat dihubungi SINDOnews, Senin (4/6/2018).

Roni sapaan akrabnya mengatakan, kendala terberat adalah menentukan sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden (capres) katakanlah Prabowo Subianto nantinya, karena ketiga parpol merasa memiliki sosok yang sama-sama layak menjadi cawapres.

Menurut dia, PKS tentu tidak mau lagi melepaskan peluang cawapres setelah Pilpres 2014 menyerahkannya kepada PAN. Demikian juga PAN juga pasti ngotot ingin menjadi cawapres, melihat manuver Ketua Umum PAN yang intens menggelar silaturahmi politik. Bahkan PBB pun ada minat juga menjadi cawapres.

"Maka sebagai solusinya, poros keumatan ini sebaiknya menggandeng tokoh di luar dari tiga parpol tersebut," paparnya.

Roni menilai, dari kalkukasi politik hanya poros keumatan saja yang mampu mengalahkan petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jika sampai terbentuk poros ketiga, bisa dipastikan Jokowi akan mudah melenggang ke periode kedua.

"Momentum saat ini dimana Jokowi sudah dianggap musuh bersama, maka peluang untuk mengalahkan Jokowi sangat terbuka jika keempat parpol ini tetap bersatu dalam koalisi keumatan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved