Moeldoko: Pembangunan Infrastruktur Berjalan Sesuai Perencanaan

Sabtu, 26 Mei 2018 - 21:53 WIB
Moeldoko: Pembangunan...
Moeldoko: Pembangunan Infrastruktur Berjalan Sesuai Perencanaan
A A A
JAKARTA - Safari peresmian proyek infrastruktur oleh Presiden Joko Widodo sepekan terakhir ini menunjukkan bahwa pembangunan nasional berjalan sesuai dengan perencanaan.
Selain fisik, hasil dari pembangunan tersebut nantinya akan menciptakan peradaban yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya yang berada di daerah 3T dalam mendapatkan pelayanan dasar.
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, pemerintah memastikan bahwa pembangunan tersebut akan terkoneksi antar satu dengan lainnya, sesuai dengan waktu yang direncanakan.

"Dengan adanya konektivitas yang terbangun, yang bisa menghubungkan dengan daerah-daerah terpencil yang terisolasi, maka peradaban manusia akan menjadi cepat berkembang," kata Moeldoko di Jakarta, Sabtu (26/5/2018)

Dengan demikian, kesenjangan yang selama ini terjadi diharapkan dapat segera teratasi, khususnya bagi yang berada di daerah perbatasan. "Yang lebih penting lagi adalah membangun nasionalisme, membangun wawasan kebangsaan, dan keterikatan," tutur Moeldoko.

Lebih lanjut, dia berharap masyarakat tidak berpersepsi bahwa pembangunan dilakukan setengah-setengah. "Orang melihat baru yang berfungsi saja, padahal nyambungnya tinggal menunggu waktu. Ini ada timelinenya," tandasnya.

Jika nantinya konektivitas secara fisik terjadi, maka akses masyarakat yang selama ini berada di wilayah 3T akan mudah terjangkau. Setidaknya, kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan, akan terlayani oleh pemerintah. Selain itu, keberadaan akses diharapkan dapat memberikan efek positif terhadap tingkat perekonomian masyarakat.

Peneliti Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudistira Adhinegara mengatakan, efek pembangunan infrastruktur memang baru bisa dirasakan secara jangka panjang.“Dalam sepuluh tahun ke depan diharapkan infrastruktur jalan tol, jembatan, pelabuhan bisa menurunkan logistik cost, sehingga barang-barang bisa lebih murah," ujar Bhima.
Lebih jauh dirinya berharap pemerintah memberikan porsi kepada pembangunan logistik karena akan dapat meningkatkan ekspor. “Harga komoditas sedang naik. Ini yang harus dioptimalkan,” katanya.
(pur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Lantik...
Presiden Jokowi Lantik 4 Pejabat Negara
Isu Reshuffle Kian Santer,...
Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet?
Kecewa Kinerja Menterinya,...
Kecewa Kinerja Menterinya, Resuffle Jadi Pilihan Dilematis Jokowi
Ucapan Jokowi Dinilai...
Ucapan Jokowi Dinilai Keras, Seolah Berkata 'Yang Enggak Beres, Ganti'
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan...
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan untuk Reshuffle Tanpa Gangguan Parpol
Analis Politik ke Jokowi:...
Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
6 Penyakit Berbahaya...
6 Penyakit Berbahaya yang Bisa Dicegah dengan Berjalan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved