Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet?

Senin, 21 Desember 2020 - 14:18 WIB
loading...
Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet?
Pasca penangkapan dua menteri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), isu perombakan atau reshuffle kabinet Joko Widodo-Maruf Amin semakin santer. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pasca penangkapan dua menteri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), isu perombakan atau reshuffle kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin semakin santer.

Tidak hanya terkait pengisian jabatan Menteri Sosial dan Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditinggalkan Juliari P Batubara dan Edhy Prabowo, pergantian sejumlah pos menteri dalam kabinet juga berembus kencang.

(Baca juga : PAN-Demokrat Berhasrat Masuk Kabinet, Pengamat: Silakan Saja, Oposisi Cukup Rakyat )

Bahkan beredar isu resuffle akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Berdasarkan isu yang beredar, ada pergantian di sejumlah pos menteri antara lain Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin yang didiisukan menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.(Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Bertemu Empat Mata, Bahas Reshuffle Kabinet? )

Kemudian, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno diisukan menempati kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnutama Kusubandio. Lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang telah ditahan KPK.

Lalu, ada nama Muhammad Lutfi yang disebut-sebut bakak menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto. Selanjutnya, Katib Aam PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya diisukan menduduki jabatan Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi.(Baca juga: Kursi Mendikbud Diisi Muhammadiyah, Menag Diisi NU, Pengamat: Sudah Tepat )

Terakhir, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono diisukan menjadi Menteri KKP menggantikan Edhy Prabowo yang telah ditahan KPK.

Mengenai isu Sandiaga Uno akan masuk kabinet, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Kawendra Lukistian menanggapi santai. "Kita doakan yang terbaik untuk bangsa, dan biarkan Pak Presiden menggunakan hak prerogratifnya untuk memilih para putra terbaik bangsa," ujar Kawendra kepada SINDOnews, Senin (21/12/2020).

(Baca juga : Disebut Bersaing dengan Amien Rais Bela Habib Rizieq, PKS: Fastabiqul Khoirot )

Kawendra mengatakan, yang jelas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terpukul oleh pandemi Covid-19. "Siapapun nanti yang diamanahi memiliki tantangan berat terkait itu," ujar juru bicara Sandiaga Uno ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1542 seconds (10.55#12.26)