Jelang Pilkada dan Pilpres, Eskalasi Keamanan Cenderung Landai

Jum'at, 27 April 2018 - 18:54 WIB
Jelang Pilkada dan Pilpres,...
Jelang Pilkada dan Pilpres, Eskalasi Keamanan Cenderung Landai
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menghadapi hajatan besar demokrasi yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak serta Pemilu 2019. TNI menyatakan kesiapannya untuk menjaga keamanan dan kondusifitas dua pesta demokrasi tersebut.

Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Joni Supriyanto mengatakan, hingga dua bulan jelang pilkada eskalasi keamanan di berbagai wilayah yang akan menggelar pilkada relatif landai. Menurut Joni, kondisi demikian terjadi lantaran seluruh kandidat calon kepala daerah sedang menahan diri untuk tidak menghabiskan logistik hingga masa kampanye usai.

"Semua sedang menghemat energi. Para kandidat menjaga agar 'minyaknya' cukup sampai finish atau hari H pemilihan. Ini sangat menguntungkan bagi pengamanan wilayah yang melaksanakan pilkada," ujar Joni di iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

Meski Jakarta tak menggelar pilkada, Joni mengatakan pihaknya harus tetap waspada. Pasalnya, kata Joni, tiap-tiap sengketa hasil pilkada di seluruh wilayah di Indonesia akan berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK) yang terletak di Jakarta.

"Pilkada ada di daerah. Tapi pilkada tahap dua ada di Jakarta, di MK. Kodam Jaya harus tetap siaga," tegas Joni.

Sementara itu terkait gelaran Pemilu 2019, Joni menambahkan aparat keamanan diuntungkan dengan pemilu legislatif dan pemilu presiden yang dilakukan serentak. Dalam kondisi tersebut, konsentrasi partai dan tokoh politik akan terpecah.

"Ada keuntungan atau memudahkan. Pileg, pilpres dilakukan bersamaan. Jadi tidak sempat terjadi pengelompokan tokoh dan antar partai. Partai akan berpikir memenangkan partainya. Kita sedikit diuntungkan dengan itu," kata Joni.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved