PPP Klaim Pendukungnya Tak Akan Mudah Pindah ke Lain Partai
Rabu, 18 April 2018 - 09:13 WIB
PPP Klaim Pendukungnya Tak Akan Mudah Pindah ke Lain Partai
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Persatuan Indonesia (PPP), Arsul Sani mengaku pihaknya menghormati langkah sejumlah orang yang memutuskan pindah atau bergabung ke partai lain. Termasuk orang-orang yang sebelumnya menjadi kader PPP.
Menurutnya, kepindahan kader partai ke partai lain bukan hal yang luar biasa, karena hal itu biasa terjadi di partai lain. Meski begitu, ia menyarankan agar orang-orang tersebut, termasuk mantan kader PPP tak terjangkit penyakit psikologis 'faham kebesaran'.
"Yakni merasa mampu membawa jutaan pemilih PPP ikut ke parpol barunya, apakah itu ke PBB atau (partai) yang lainnya," ucap Arsul saat dihubungi SINDOnews, Rabu (18/4/2018).
Arsul menganggap para pemilih PPP tidak semudah yang dibayangkan akan gampang dibawa-bawa ke parpol lain. Menurutnya, kepindahan para mantan kader PPP ke partai lain tak berpengaruh ke PPP.
"Tentu para pemilih tersebut juga akan berpikir untuk tidak memilih partai yang sudah dua kali pemilu tidak lolos dan bahkan suaranya cenderung menurun dari pemilu ke pemilu," ungkap Arsul.
Menurutnya, kepindahan kader partai ke partai lain bukan hal yang luar biasa, karena hal itu biasa terjadi di partai lain. Meski begitu, ia menyarankan agar orang-orang tersebut, termasuk mantan kader PPP tak terjangkit penyakit psikologis 'faham kebesaran'.
"Yakni merasa mampu membawa jutaan pemilih PPP ikut ke parpol barunya, apakah itu ke PBB atau (partai) yang lainnya," ucap Arsul saat dihubungi SINDOnews, Rabu (18/4/2018).
Arsul menganggap para pemilih PPP tidak semudah yang dibayangkan akan gampang dibawa-bawa ke parpol lain. Menurutnya, kepindahan para mantan kader PPP ke partai lain tak berpengaruh ke PPP.
"Tentu para pemilih tersebut juga akan berpikir untuk tidak memilih partai yang sudah dua kali pemilu tidak lolos dan bahkan suaranya cenderung menurun dari pemilu ke pemilu," ungkap Arsul.
(maf)