Prabowo Putuskan Nyapres, Ini Prediksi Peta Koalisi Pilpres 2019

Rabu, 11 April 2018 - 15:36 WIB
Prabowo Putuskan Nyapres,...
Prabowo Putuskan Nyapres, Ini Prediksi Peta Koalisi Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akhirnya memutuskan maju menjadi bakal calon presiden (capres) 2019.

Keputusan itu diambil setelah mendengarkan desakan dan masukan dari kader Gerindra dalam Rapat Koordinasi nasional yang digelar di kediaman Prabowo, di Hambalang, Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memprediksi, majunya Prabowo dalam pesta demokrasi lima tahunan itu akan mengulang kembali atau rematch seperti Pemilu 2014.

Menurut Adi, Pilpres 2019 diprediksi akan mempertemukan Jokowi dan Prabowo kembali. Sementara wacana poros ketiga hanya wacana yang mengisi ruang dunia maya.

"Pembelahan pemilih sepertinya akan semakin keras karena ada 'luka lama' yang belum sepenuhnya terobati," kata Adi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (11/4/2018). (Baca juga:

Adi menilai, majunya Prabowo makin terang membuka peta koalisi partai. Sejauh ini, Prabowo sepertinya harus legowo jika hanya diusung sekutu abadinya, PKS. Sebab, dua parpol yang belum bersikap, yakni Demokrat dan PAN, kecenderungannya ingin berlabuh ke Jokowi, bukan ke Prabowo. Sementara PKB sudah memutuskan mendukung kembali calon incumbent.

Di sisi lain, jika melihat peta politik yang ada, rivalitas Jokowi dan Prabowo cukup jomplang. Mulai dari segi elektabilitas, dukungan partai, hingga jejaring politik Prabowo dianggapnya kalah jauh dari Jokowi.

Meski begitu, kata Adi, politik tak melulu hanya soal yang tampak di permukaan seperti dukungan partai dan elektabilitas. Menurut dia, politik menyangkut sejauh mana penetrasi kandidat meyakinkan rakyat secara langsung.

"Karena dalam pilpres, partai hanya alat administrasi untuk menggugurkan PT 20%. Sementara veto player adalah rakyat secara langsung," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved