Ujaran Kasar, Arteria Dahlan Akan Dilaporkan ke MKD dan Megawati
Kamis, 29 Maret 2018 - 11:20 WIB
Ujaran Kasar, Arteria Dahlan Akan Dilaporkan ke MKD dan Megawati
A
A
A
JAKARTA - Ujaran kasar 'bangsat' yang disampaikan Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan dalam rapat dengar pendapat dengan sejumlah kementerian/lembaga termasuk Kementerian Agama (Kemenag) berbuntut panjang.
Sejumlah elemen mahasiswa dari perguruan tinggi Islam di bawah Kemenag berencana melaporkan Arteria Dahlan ke Mahkamah Kehormatan Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MKD DPR RI) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selaku pimpinan tertinggi partai.
"Kami sangat kecewa dengan statement Pak Arteria Dahlan. Mengapa dia sampai mengatakan bahasa sangat kasar seperti itu. Terelebih dia juga menggeneralisir semua yang di Kementerian Agama dengan stigma tidak baik. Kami selaku mahasiswa yang berada di bawah Kemenag tidak terima,” ujar Koordinator AMPTI Nusantara, Ali Maksum Asyari dalam pers rilisnya, Kamis (29/3/2018).
Ali mengatakan, laporan kepada PDIP sekaligus untuk bertabayun kepada partai tersebut tentang perilaku dan ujaran yang dilontarkan kadernya itu. Dia menilai, banyak tokoh-tokoh partai PDIP yang selama ini giat mengkritik tetapi tetap menggunakan bahasa yang sopan dan santun seperti Henry Yosodiningrat, Junimart Girsang, Trimedya Panjaitan, Rieke Dyah Pitaloka, Budiman Sudjatmiko, Adian Napitupulu, dan Ahmad Basarah.
"Revolusi mental yang dicanangkan Pak Jokowi sebagai kader PDIP tampaknya gagal dipahami Arteria Dahlan," kata Mahasiswa UIN Jakarta ini.
Dia menambahkan, pihaknya akan melaporkan Arteria Dahlan ke MKD pada Senin pekan depan. Pihaknya mengklaim didampingi oleh sejumlah penasihat hukum/advokat jebolan perguruan tinggi Islam.
Sejumlah elemen mahasiswa dari perguruan tinggi Islam di bawah Kemenag berencana melaporkan Arteria Dahlan ke Mahkamah Kehormatan Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MKD DPR RI) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selaku pimpinan tertinggi partai.
"Kami sangat kecewa dengan statement Pak Arteria Dahlan. Mengapa dia sampai mengatakan bahasa sangat kasar seperti itu. Terelebih dia juga menggeneralisir semua yang di Kementerian Agama dengan stigma tidak baik. Kami selaku mahasiswa yang berada di bawah Kemenag tidak terima,” ujar Koordinator AMPTI Nusantara, Ali Maksum Asyari dalam pers rilisnya, Kamis (29/3/2018).
Ali mengatakan, laporan kepada PDIP sekaligus untuk bertabayun kepada partai tersebut tentang perilaku dan ujaran yang dilontarkan kadernya itu. Dia menilai, banyak tokoh-tokoh partai PDIP yang selama ini giat mengkritik tetapi tetap menggunakan bahasa yang sopan dan santun seperti Henry Yosodiningrat, Junimart Girsang, Trimedya Panjaitan, Rieke Dyah Pitaloka, Budiman Sudjatmiko, Adian Napitupulu, dan Ahmad Basarah.
"Revolusi mental yang dicanangkan Pak Jokowi sebagai kader PDIP tampaknya gagal dipahami Arteria Dahlan," kata Mahasiswa UIN Jakarta ini.
Dia menambahkan, pihaknya akan melaporkan Arteria Dahlan ke MKD pada Senin pekan depan. Pihaknya mengklaim didampingi oleh sejumlah penasihat hukum/advokat jebolan perguruan tinggi Islam.
(kri)