Luhut Cari Dosa Amien, Fadli Zon: Itu Bentuk Arogansi Kekuasaan
Rabu, 21 Maret 2018 - 00:39 WIB
Luhut Cari Dosa Amien, Fadli Zon: Itu Bentuk Arogansi Kekuasaan
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang mengancam bakal mencari dosa atau kesalahan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dinilai bentuk arogansi kekuasaan. Adapun ancaman Luhut tersebut menyikapi kritikan Amien Rais terkait program sertifikasi tanah.
"Menurut saya ini bentuk arogansi kekuasaan pernyataan itu," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).
Fadli mengatakan, kritik berupa lisan maupun tulisan dijamin konstitusi. "Tidak boleh ada kritik yang kemudian dihadapkan dengan satu ancaman ya," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Lagipula, kata dia, kritik Amien Rais terkait program sertifikasi tanah itu masih wajar. "Jadi itu masih dalam tataran kritik menurut saya. Jadi, tidak bisa diancam begitu, itu namanya arogansi kekuasaan," ungkap Legislator asal Bogor, Jawa Barat ini.
Sehingga, menurut dia, ancaman yang dilontarkan Luhut Panjaitan kepada Amien Rais seharusnya tidak dilakukan. "Itu pernyataan yang emosional," tuturnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengatakan program bagi-bagi sertifikat tanah itu pengibulan karena ada 74% tanah di negeri ini dikuasai kelompok tertentu, pemerintah diam saja. Penguasaan tanah yang luar biasa luas itu seolah dibiarkan.
Lalu, Luhut Panjaitan pun beraksi keras menyikapi kritikan Amien Rais itu. "Jangan asal kritik saja.
Saya tahu track record-mu kok. Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok, ya sudah diam sajalah. Tapi jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu kok. Emang kau siapa,” ujar Luhut.
"Menurut saya ini bentuk arogansi kekuasaan pernyataan itu," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).
Fadli mengatakan, kritik berupa lisan maupun tulisan dijamin konstitusi. "Tidak boleh ada kritik yang kemudian dihadapkan dengan satu ancaman ya," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Lagipula, kata dia, kritik Amien Rais terkait program sertifikasi tanah itu masih wajar. "Jadi itu masih dalam tataran kritik menurut saya. Jadi, tidak bisa diancam begitu, itu namanya arogansi kekuasaan," ungkap Legislator asal Bogor, Jawa Barat ini.
Sehingga, menurut dia, ancaman yang dilontarkan Luhut Panjaitan kepada Amien Rais seharusnya tidak dilakukan. "Itu pernyataan yang emosional," tuturnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengatakan program bagi-bagi sertifikat tanah itu pengibulan karena ada 74% tanah di negeri ini dikuasai kelompok tertentu, pemerintah diam saja. Penguasaan tanah yang luar biasa luas itu seolah dibiarkan.
Lalu, Luhut Panjaitan pun beraksi keras menyikapi kritikan Amien Rais itu. "Jangan asal kritik saja.
Saya tahu track record-mu kok. Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok, ya sudah diam sajalah. Tapi jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu kok. Emang kau siapa,” ujar Luhut.
(sms)