Kriteria Cawapres untuk Jokowi dari JK Dinilai Tepat

Rabu, 28 Februari 2018 - 09:26 WIB
Kriteria Cawapres untuk...
Kriteria Cawapres untuk Jokowi dari JK Dinilai Tepat
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah menyatakan penolakannya untuk maju lagi sebagai kandidat calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Selain karena adanya aturan dalam konstitusi, JK juga ingin membuka pintu lebar bagi generasi muda untuk maju termasuk menjadi kandidat cawapres Jokowi.

JK pun memberikan penilaian dan syarat tersendiri terkait sosok yang bisa mendampingi Joko Widodo, yakni harus dapat membantu keterpilihannya dan membantu pekerjaan Presiden dengan baik.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai syarat yang diucapkan JK tersebut sudah tepat untuk bisa mendampingi Jokowi di periode keduanya.

Hendri pun mengaitkan dua syarat ini dengan isu yang kerap dihadapi Jokowi yakni, persoalan ekonomi, hukum, dan isu agama.

"Namanya untuk menaikkan elektabilitas berarti saat ini kaitannya harus bisa menghadapi isu tentang Islam dan ekonomi, dan hukum," jelas Hendri Rabu (28/2/2018).

Menurut Hendri banyak tokoh kalangan profesional yang siap menghadapi tiga persoalan itu bila dipasangkan dengan Jokowi. Ia menyebut ada dua nama yang pas yakni mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

"Banyak sekarang kalau cawapres yang di situ," ucapnya.

Sementara dari kalangan partai politik, menurut Hendri sebaiknya Jokowi mengambil sosok yang berasa dari PDI Perjuangan. Hendri beralasan, koalisi yang akan dibangun Jokowi akan berantakan bila Jokowi memilih cawapres berasal dari salah satu ketua umum parpol yang telah menyatakan dukungannya.

"Kalau jokowi ambil dari ketum parpol lain kecil kemungkinan karena bisa berantakan itu koalisinya," tegasnya.

JK mengatakan mengungkapkan tetap mendukung Jokowi bila yang bersangkutan kembali maju menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019. Pasalnya, usia Jokowi masih muda dan memiliki kapasitas untuk mengelola negara.

‎"Pak Jokowi kan masih muda dibanding saya, otomatis dukung, beliau maju. Tentu kita mendukung beliau, bagaimana caranya nanti kita lihat," tutur JK beberapa waktu lalu.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved