Bamsoet Siap Mundur jika Ada Warga Dipenjara karena Kritik DPR

Kamis, 15 Februari 2018 - 16:29 WIB
Bamsoet Siap Mundur...
Bamsoet Siap Mundur jika Ada Warga Dipenjara karena Kritik DPR
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo siap melepaskan jabatannya jika ada rakyat termasuk wartawan yang dijebloskan ke penjara karena mengkritik DPR.

Menurut pria yang akrab disapa Bamsoet itu, kritik merupakan vitamin. "Saya pertaruhkan jabatan saya Kalau ada rakyat termasuk wartawan yang kritik DPR, lalu dijebloskan ke penjara," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (15/2/2018).

Dia menambahkan, kritik berbeda dengan penghinaan, penistaan, pelecehan ataupun fitnah. "Bagaimana kita tahu apa yang harus diperbaiki dari DPR kalau tidak ada kritik?" tutur politikus Partai Golkar ini.

Sebagai mantan Ketua Komisi III dan wartawan yang bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik dan Undang-undang Pers, kata dia, memahami dan tahu persis perbedaan antara kritik, penghinaan, dan fitnah.

"Tidak perlu menjadi anggota DPR dahulu untuk mempidana orang yang melakukan penghinaan, penistaan, pelecehan atau fitnah terhadap diri kita," ungkapnya.

Bamsoet menegaskan penghinaan, penistaan, pelecehan dan fitnah adalah delik aduan. "Kalau memenuhi unsur (delik-red), kita bisa langsung lapor ke penegak hukum sebagaimana diatur dalam KUHP/KUHAP," tuturnya.

Hal tersebut diungkapkan Bamsoet menanggapi sejumlah kritikan masyarakat terhadap Pasal 122 huruf k dalam Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). (Baca juga: MKD Beri Contoh Kritik ke DPR yang Bisa Dipidana )

Sedangkan Pasal 122 huruf k itu mengatur Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bisa mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.
(dam)
Berita Terkait
Senator NTT Minta DPD...
Senator NTT Minta DPD RI Tak Diatur dalam UU MD3
Amanah UU, Badan Peradilan...
Amanah UU, Badan Peradilan Khusus Pilkada Harus Segera Dibentuk
Pakar Hukum Minta DPR...
Pakar Hukum Minta DPR Pahami UU Terkait Calon Anggota BPK
Pakar Hukum Nilai Analisis...
Pakar Hukum Nilai Analisis dari Rencana Revisi UU MK Sangat Dangkal
UU Minerba Bentuk Perlindungan...
UU Minerba Bentuk Perlindungan Negara untuk Korporasi Tambang
Revisi UU Minerba Melenggang...
Revisi UU Minerba Melenggang ke Paripurna
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
72% Warga Israel Ingin...
72% Warga Israel Ingin Netanyahu Mundur karena Serangan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved