Fahri Hamzah Nilai Usulan Pembentukan Dewan Pengawas KPK Terlambat

Jum'at, 02 Februari 2018 - 15:00 WIB
Fahri Hamzah Nilai Usulan...
Fahri Hamzah Nilai Usulan Pembentukan Dewan Pengawas KPK Terlambat
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai usulan pembentukan dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah terlambat. Sebab, dia menilai sistem internal KPK sudah terlanjur berantakan.

"Menurut saya, itu sudah terlambat, sudah berantakan juga karena yang rusak itu dibawahnya akibat membuat hukum dalam hukum, negara dalam negara," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Salah satu contohnya, kata dia, penyadapan yang dilakukan KPK selama ini hanya berbekal standar operasional prosedur (SOP) lembaga antirasuah itu. Terlebih, kata dia, setiap operasi tangkap tangan (OTT) KPK selama ini diawali dengan penyadapan.

"Itu semua sudah rusak. Sudah susah itu, memerlukan restrukturisasi secara menyeluruh, ini pandangan saya," ungkapnya.

Kendati demikian, dia menyarankan panitia khusus (Pansus) Angket Angket KPK untuk menyampaikan rekomendasi terlebih dahulu, termasuk soal pembentukan lembaga pengawas itu. "Ini temuan-temuan lempar aja, nah setelah mereka (KPK) respons, baru bikin kesimpulan," tuturnya.

Diketahui, salah satu poin dalam draf rekomendasi Pansus Angket KPK adalah mengusulkan presiden dan KPK untuk membentuk dewan pengawas lembaga antirasuah itu.

Dewan pengawas KPK itu diusulkan beranggotakan dari unsur internal KPK dan eksternal yang berasal dari tokoh-tokoh yang berintegritas melalui peraturan presiden dalam kerangka terciptanya check and balances.
(kri)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Hendardi Sebut 5 Pimpinan...
Hendardi Sebut 5 Pimpinan KPK Pilihan DPR Sulit Dapat Kepercayaan Publik
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved