Pemerintah Targetkan Sertifikasi 80 Juta Bidang Tanah Selesai 2019

Sabtu, 23 Desember 2017 - 19:03 WIB
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Sertifikasi 80 Juta Bidang Tanah Selesai 2019
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, 80 juta bidang tanah yang belum tersertifikasi ditargetkan bisa selesai pada tahun 2019 mendatang.

"Selama ini penerbitan sertifikat hanya 500 ribu bidang pertahun, apabila menggunakan metode yang sama, maka perlu 80 tahun lagi, untuk menyesalikan 80 juta bidang lainya," ujarnya di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (23/12/2017).

Oleh karena itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Badan Pertanahan Negara (BPN) melakukan pendekatan, dengan langkah percepatan menyediakan peta Kadastral 1;5000. Registrasi berdasarkan nomor induk bidang desa per desa.

"Target 5 juta untuk tahun 2017, 7 juta 2018 dan 9 juta 2019. Dan untuk tahun-tahun berikutnya paling tidak 10 juta pertahun," katanya.

Dia menjelaskan, sampai akhir Desember ATR BPN berhasil mencapai target pemetaan, pengukuran dan pendaftaran sejumlah 5.220.509 juta bidang, atau lebih dari 100%. Namun yang memenuhi syarat hanya mencapai 4.198.702 bidang atau 81,8%, karena bidang tahan yang dapat dikeluarkan sertfikat adalah bidang tanah yang terukur dan data yuridisnya memenuhi syarat.

Ia menambahkan, pada tanggal 28 Desember mendatang juga akan diserahkan 1.082.900 sertifikat untuk Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

"Sisa Sertifikat yang belum diserahkan oleh presiden, akan diserahkan melalui Kantor BPN di setap kabupaten Kota," jelasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyebutkan, di Jateng sudah 100% sertifikat diselesaikan dan 75% sudah terbagi atau sekitar 646 ribu. Tahun depan ditargetkan sebanyak 1,2 juta sertifikat.

"Pemanfaatan sertifikat sampai sekarang mencapai Rp7,4 triliun. Setelah dapat sertifikat masyarakat semangat untuk pinjam bank untuk usaha produktif. Antusiasme masyarakat luar biasa karena kemudahan program prona ini," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Kebijakan Reforma Agraria...
Kebijakan Reforma Agraria Jokowi Dinilai Tuntaskan Masalah Pertanahan Rakyat
Pembenahan SDM BPN Kunci...
Pembenahan SDM BPN Kunci Atasi Masalah Pertanahan
Integritas Dokumen Pertanahan...
Integritas Dokumen Pertanahan Elektronik Dijamin, Sekjen ATR/BPN Tegaskan Kesiapan untuk Pengadilan
Presiden Jokowi Bagikan...
Presiden Jokowi Bagikan Satu Juta Sertifikat Tanah secara Virtual
Terima 841 Laporan Masalah...
Terima 841 Laporan Masalah Tanah, KPK Minta Pengarsipan Pertanahan Terdigitalisasi
Jokowi Sebut Selama...
Jokowi Sebut Selama Lima Tahun Telah Bagikan 25 Juta Sertifikat Tanah
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved