Pejabat Kemenhub Tersangka Pengadaan 65 Kapal Patroli

Jum'at, 24 November 2017 - 20:27 WIB
Pejabat Kemenhub Tersangka...
Pejabat Kemenhub Tersangka Pengadaan 65 Kapal Patroli
A A A
JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Mabes Polri menetapkan seorang pejabat di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berisial C terkait kasus dugaan pembelian 65 kapal patroli fibre. ‎

Proyek yang digarap oleh Kesatuan Kerja Peningkatan Fungsi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ini dianggarkan Rp36,5 miliar pada 2013-2014.

"Tersangka C dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka pada Senin (16/10) lalu. Dalam proyek ini yang bersangkutan sebagai Kapokja (proyek) Pengadaan Kapal," ujar Direktur Tipikor Bareskrim Polri Brigjen Pol Ahmad Wiyagus dalam keterangannya, Jumat (24/11/2017).

Wigayus menjelaskan, proyek dianggarkan Rp36,5 miliar untuk pembelian 65 unit kapal patroli fibre. Sayangnya, hingga batas waktu yang ditentukan hanya 51 unit kapal yang selesai dan diserahkan sementara sisanya 14 unit belum. "Penyidikan lebih difokuskan terhadap paket pekerjaan kapal patroli fibre yang tidak selesai sesuai kontrak yang telah ditentukan," ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya sudah memeriksa 35 orang saksi termasuk ahli dari pengadaan barang dan jasa (LKPP), ahli penghitungan kerugian negara (BPK) dan ahli penghitungan volume pekerjaan kapal dari Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). ‎Terkait berapa kerugian negara, pihaknya masih menunggu hasil audit BPK. "Kami pastikan akan ada tersangka lain selain C," terangnya.

Jenderal bintang satu ini mengungkapkan, saat ini penyidik sedang dilakukan pengecekan fisik terhadap kapal-kapal patroli dalam rangka mengetahui volume pekerjaan atas pembuatan kapal patroli yang dilakukan perusahaan pemenang.

Pemeriksaan fisik dilakukan bersama-sama dengan dibantu KPK, ahli dari BKI dan BPK. Pengecekan difokuskan pada perusahaan pembuat kapal seperti di Surabaya, PT Pantheon di Galangan PT Pantheon, ‎PT F1 Perkasa di Banyuwangi, di KSOP Tarakan dan di KSOP Pekanbaru (buatan PT MBB).

Pengecekan kapal patroli juga diakukan di KSOP Sebuku di Kalsel, buatan PT SSB) di perairan di Banjarmasin buatan PT SSB dan pengecekan kapal patroli kelas V di Labuhan Bajo NTT buatan PT Pantheon. "Secara fisik kami ingin mengetahui bagaimana volume pekerjaan atas pembuatan kapal patroli tersebut," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Korupsi Pembangunan...
Korupsi Pembangunan Jalan Kereta Api Besitang Langsa!, Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Sebagai Tersangka Korupsi
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Suryo di Kasus Suap Proyek DJKA
KPK Ungkap Pengaturan...
KPK Ungkap Pengaturan Lelang Proyek di Ditjen Perkeretaapian Kemenhub
KPK Periksa Pejabat...
KPK Periksa Pejabat Kemenhub terkait Korupsi PT Dirgantara Indonesia
Uang Senilai Rp2,83...
Uang Senilai Rp2,83 Miliar Disita KPK dari OTT Proyek Jalur Kereta Api
KPK Tetapkan M Suryo...
KPK Tetapkan M Suryo Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Kemenhub
Berita Terkini
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved