PAN Perhatikan Saran Amien Rais Soal Keluar dari Koalisi Jokowi-JK

Jum'at, 03 November 2017 - 15:25 WIB
PAN Perhatikan Saran...
PAN Perhatikan Saran Amien Rais Soal Keluar dari Koalisi Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Amien Rais menyarankan Partai Amanat Nasional (PAN) keluar dari koalisi pendukung Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Ketua Umum Majelis Kehormatan PAN ini tidak ingin partainya menjadi beban sejarah dari kebijakan pemerintah saat ini yang dinilainya lebih memperhatikan pengembang. Amien mencontohkan sikap pemerintah terkait proyek reklamasi. (Baca juga: Amien Sarankan PAN Keluar dari Koalisi Jokowi-JK )

Menyikapi usulan Amien, Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan menilai apa pun yang dikatakan pendiri partainya itu akan diperhatikan.

"Pak Amien itu kan pendiri partai, Pak Zul (Zulkifli Hasan-red) juga ketua umum partai. Saya juga bagian dari partai," ujar Taufik saat acara Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR‎ di Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017).

Dia menganggap hal itu sebagai dinamisasi demokrasi di internal partai. ‎"Hal yang biasa, dalam artian kita pasti ada semacam pembicaraan internal yang menyangkut Pak Amin dan Pak Zul, keputusan apa pun dari Pak Amin sebagai tokoh nasional yang harus diperhatikan PAN," tutur Wakil Ketua DPR ini.

Apalagi selain pendiri PAN, kata dia, Amien adalah tokoh reformasi. "Prinsipnya ini adalah keinginan masyarakat yang merespons berkembang dari reklamasi masih ada menimbulkan berbagai pandangan pro kontra, sehingga kontroversi belum selesai, jangan dianggap sudah selesai," kata legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah VII ini.

Sehingga, lanjut Taufik, Amien Rais memiliki intuisi politik yang tidak hanya untuk kepentingan PAN. Kata dia, Amien Rais milik nasional atau milik masyarakat.

"Terbukti beberapa kali Pak Amin juga sering berkomunikasi dengan tokoh nasional lain, lintas parpol, tujuannya bukan untuk kepentingan pemerintahan saja, tapi kepentingan, kemaslahatan dinamisasi masyarakat supaya ini lho ada aspirasi masyarakat, ada pengujian, penelitian masyarakat, unsur akademisi, itu masih dikesampingkan," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
PAN Berpeluang Tempatkan...
PAN Berpeluang Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Zulhas dan Elite PAN...
Zulhas dan Elite PAN Bertemu Jokowi, Pengamat: Tak Mungkin Hanya Bahas UMKM
Peluang PAN Masuk Kabinet...
Peluang PAN Masuk Kabinet Lebih Besar Dibanding Demokrat dan PKS
Pengamat Nilai PAN di...
Pengamat Nilai PAN di Bawah Zulhas Relatif Siap Bermitra dengan Istana
Tak Mudah bagi PAN untuk...
Tak Mudah bagi PAN untuk Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
PAN Belum Dapat Informasi...
PAN Belum Dapat Informasi Utuh Terkait Tawaran Masuk Kabinet Jokowi
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved