Bertemu Pimpinan PBNU, Menhan Bicara Kedaulatan Negara

Kamis, 14 September 2017 - 06:08 WIB
Bertemu Pimpinan PBNU,...
Bertemu Pimpinan PBNU, Menhan Bicara Kedaulatan Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membahas sinergi dalam upaya memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa.

Pertemuan ini digelar di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017). Dalam pertemuan itu, Ryamizard mengungkapkan Indonesia saat ini telah masuk pada era globalisasi yang terjadi sebagai konsekuensi logis dari gerak perubahan di dunia.

Era globalisasi kemudian berdampak terhadap perubahan sistem politik, hukum, mental dan budaya, serta penghayatan terhadap ideologi suatu bangsa.

Ryamizard menegaskan, Indonesia tak boleh kalah dan gagal dalam persaingan di era globalisasi. Kalah dalam bersaing dapat mengancam eksistensi dan keutuhan negara.

"Dalam persaingan global, yang kuat keluar sebagai pemenang dan menjadi pemimpin. Sementara yang lemah akan kalah dan menjadi pecundang dan akan terus terjajah," kata Ryamizard.

Oleh sebab itu, Kementerian Pertahanan mengganden PBNU untuk menjalin sinergi dalam upaya memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Hery Haryanto Azumi, sepakat dengan gagasan Menhan. Sinergi antara Kementerian Pertahanan dan PBNU perlu dilakukan untuk bersama-sama memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa.

Menurutnya, tugas menjaga pertahanan dan kedaulatan bangsa tidak bisa dipasrahkan kepada pemerintah maupun dilakukan oleh kelompok tertentu. Seluruh elemen masyarakat, kata Hery, harus bersinergi untuk menjaga kedaulatan bangsa.

"NU punya tanggung jawab itu. Tentu semua pihak harus mendukung upaya menjaga kedaulatan bangsa," ucap Hery.
(maf)
Berita Terkait
Soal Kebijakan Pertahanan...
Soal Kebijakan Pertahanan Prabowo Subianto, Begini Kata Mantan Irjen Kemhan
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Sholat Jumat Bersama...
Sholat Jumat Bersama Prajurit Kodam II/ Sriwijaya, Prabowo: TNI Benteng Terakhir Kedaulatan
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Kemhan dan Kemenko Polhukam...
Kemhan dan Kemenko Polhukam Diminta Selesaikan RUU Keamanan Laut
Kemhan Ajak Masyarakat...
Kemhan Ajak Masyarakat Wujudkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved