Polisi Diminta Tindak Seluruh Pemilik Akun Penebar Kebencian

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 20:37 WIB
Polisi Diminta Tindak...
Polisi Diminta Tindak Seluruh Pemilik Akun Penebar Kebencian
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Polri melakukan proses hukum pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebar berita bohong (hoax), ujaran kebencian, dan menyinggung suku agama ras dan antargolongan (SARA).

Polri diminta tidak hanya fokus kepada sindikat seperti Saracen maupun akun yang terorganisasi. "Para pemilik akun penebar kebencian harus diberi pelajaran," ujar Ketua Umum PPP M Romahurmuziy dalam keterangannya, Jumat (25/8/2017). (Baca juga: Polisi Tangkap Kelompok Penebar Kebencian di Medsos )

Menurut dia, ulah penyebar kebencian merusak persatuan dan kesatuan bangsa. "Sudah sepantasnya akun pribadi maupun yang terorganisasi, bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," tutur politikus yang biasa disapa Romi ini.

Karena bukan delik aduan, kata dia, Polri tidak perlu menunggu laporan masyarakat terhadap ujaran kebencian. Kemudian, lanjut Romi, Polri tidak perlu memilah-milah mana akun pribadi ataupun badan usaha yang terorganisasi.

"Terapi kejut ini perlu dilakukan agar bisnis yang mengeksploitasi kebencian dan fitnah, tidak semakin membesar," ujarnya.

Dia mengatakan, bisnis fitnah dan hoax ini muncul sebagai konsekuensi dari dunia maya. Di samping itu, dia meminta Polri mengusut aktor intelektual dari bisnis ujaran kebencian dan hoax tersebut.

"Karena, penanggung jawab intelektual justru jauh lebih berbahaya dibanding pelaku lapangan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Di Muktamar PPP, Jokowi...
Di Muktamar PPP, Jokowi Minta Agar Medsos Diisi dengan Kesejukan
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved