Jimly Setuju HTI Dibubarkan Cuma Tolong Jangan Berlebihan

Rabu, 09 Agustus 2017 - 18:09 WIB
Jimly Setuju HTI Dibubarkan...
Jimly Setuju HTI Dibubarkan Cuma Tolong Jangan Berlebihan
A A A
JAKARTA - Langkah Pemerintah yang menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk mengatur para mantan pengurus dan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pascaditerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), dinilai tepat.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan, Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk memulihkan pemikiran para mantan anggota HTI ke arah kebangsaan.

"Mereka ini korban jalan pikiran yang tidak tepat. Di sinilah pentingnya fungsi dakwah, fungsi pendidikan Pancasila, dan pendidikan bela negara yang harus kita intensifkan," kata Jimly kepada wartawan di Sekretariat ICMI, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Namun mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengingatkan, agar penanganan yang dilakukan Pemerintah terhadap para anggota HTI ini jangan berlebihan.

"Saya setuju sekali HTI dibubarkan, cuma tolong jangan berlebihan. Jangan seperti pengalaman kita dengan PKI tahun 1965, begitu dibubarkan semua anggotanya dibunuh," tuturnya.

"Bahkan, tetangganya pun dicatat di zaman Orde Baru. Ini berlebihan. Kitapun jangan berlebihan memperlakukan eks anggota HTI. Mereka ini korban jalan pikiran yang tidak tepat," imbuhnya.

(Baca juga: Terbitkan Perppu Ormas, HTI Merasa Dizalimi Pemerintah)

Jimly menambahkan, perppu yang dikelurkan Pemerintah tersebut sah sebagai dasar hukum, sebelum ada keputusan penolakan oleh DPR atau dibatalkan MK.

"Saya menghormati dikeluarkannya perppu, dan itu sah sebagai hukum sampai ditolak oleh DPR atau dibatalkan MK. Sebelum ditolak ya perppu tetap berlaku secara hukum dan itu sah," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Mendagri Tito Buka Peluang...
Mendagri Tito Buka Peluang Revisi UU Ormas, Evaluasi Transparansi Keuangan
Mendagri Tito Buka Peluang...
Mendagri Tito Buka Peluang Revisi UU Ormas, DPR Terbuka: Kalau Urgen
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Aparat Penegakan Hukum Berantas Premanisme Berkedok Ormas
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Berita Terkini
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Hotman Paris Pengacara...
Hotman Paris Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Maaf kepada Wartawan
Momen Mendagri Nobar...
Momen Mendagri Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Menteng Tenggulun
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved