Usai Temui Jokowi, Kapolri Tunjukkan Sketsa Wajah Diduga Penyiram Novel

Senin, 31 Juli 2017 - 17:56 WIB
Usai Temui Jokowi, Kapolri...
Usai Temui Jokowi, Kapolri Tunjukkan Sketsa Wajah Diduga Penyiram Novel
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan perkembangan penanganan kasus dugaan penyerangan disertai penyiraman air keras ‎terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Tito mengaku sudah menyampaikan perkembangan kasus itu, salah satunya mengenai lima orang yang ‎sempat diamankan. Tito mengatakan, kelima orang tersebut dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang diperoleh di lapangan menunjukkan 'negatif' bahwa kelimanya memiliki alibi yang kuat tidak terkait dalam peristiwa tersebut.

Salah satunya orang yang sempat dipercaya Novel Baswedan sebagai pelakunya, yakni Muhammad Lestaluhu, diduga sebagai Satpam di salah satu tempat hiburan di wilayah Jakarta Pusat. Dari hasil penyelidikan, Sketsa dan seluruh ciri-ciri bentuk tubuh Lestahulu‎ oleh saksi yang berada di tempat kejadian perkara dianggap lemah.

‎"Yang ada adalah kita menemukan saksi yang cukup penting, tapi yang bersangkutan tidak ingin disebutkan namanya untuk keamanan yang bersangkutan. Itu dia (saksi) melihat kira-kira lima menit sebelum peristiwa‎," kata Tito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Tito menyebutkan, saksi yang tak mau disebutkan identitasnya ini mengaku melihat orang yang cukup mencurigakan tengah berdiri. Orang tersebut diduga pengendara motor yang melakukan penyerangan.

Tito mengatakan, terkait orang yang diduga kuat pelaku penyerangan Novel telah dilakukan sketsa berulang-ulang, mulai dari sketsa tangan hingga menggunakan teknologi mutakhir. Bahkan, pihaknya ‎bekerjasama dengan AFP atau kepolisian Australia untuk melakukan uji sketsa diduga pelaku penyerangan ini.

‎"Kemudian kita rekonstruksikan menggunakan sistem komputer sehingga terakhir kita dapatkan yang (sketsa) ini. Ini mungkin belum dipublish ya, karena ini baru kira-kira dua hari yang lalu ini," ungkapnya.

Tito menegaskan, jika ada sketsa lain yang bukan berasal dari hasil penyelidikan Polri, maka hal tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Apalagi, gambar atau sketsa didapat dari sumber yang tidak resmi.

"Karena lima menit sebelum kejadian. Ini ada di dekat masjid, dia mencurigakan. Yang kita duga dia adalah pengendara sepeda motor," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved