Pesan Habibie tentang Novanto: Jangan Habis Manis Sepah Dibuang

Selasa, 25 Juli 2017 - 00:22 WIB
Pesan Habibie tentang...
Pesan Habibie tentang Novanto: Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
A A A
JAKARTA - Ada sejumlah pesan penting yang disampaikan BJ Habibie selaku Ketua Dewan Kehormatan kepada pengurus DPP Partai Golkar. Salah satunya, Golkar harus solid dan mempersiapkan diri untuk menghadapi momentum politik yang akan datang.

"Pak Habibie memberikan dukungan kepada Pak Novanto serta mengingatkan DPP Golkar untuk berkonsentrasi," kata Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid, menyampaikan pesan Habibie seusai pertemuan tertutup jajaran pengurus DPP Partai Golkar dengan Dewan Kehormatan Partai Golkar di kediaman BJ Habibie, kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017).

Lanjut Nurdin, Habibie juga meminta Partai Golkar untuk menyatukan pendapat dan terus mendukung Novanto dalam menjalani proses hukum. Habibie meminta agar Partai Golkar memberikan pendamping hukum dan tidak mengisolasi Novanto.

"Beliau sampaikan sesuatu yang sangat filosofis, yaitu jangan habis manis sepah dibuang," kata Nurdin.

"Kita bersama-sama, bahu-membahu melakukan langkah hukum. Kita juga berkonsentrasi bagaimana bisa menjadi nomor satu. Program kerja harus tetap berjalan dan tidak terpengaruh dengan langkah hukum diambil Pak Novanto," ujar Nurdin.

Sebelumnya, Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) menolak hasil rapat pleno DPP Partai Golkar yang menyatakan tidak akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa pascapenetapan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). (Baca juga: Novanto Mengaku Belum Terpikir Ajukan Praperadilan ).

GMPG meminta Novanto untuk mundur dari kursi Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR. Inisiator GMPG, Ahmad Doli Kurnia menilai keputusan rapat pleno dan dukungan Dewan Pembina dan Dewan Pakar kepada Novanto bersifat pribadi, kelompok, dan tidak memikirkan kepentingan yang lebih besar untuk bangsa dan partai.

Dia menilai, keputusan tersebut juga diindikasikan sebagai bentuk perlawanan terhadap pemberantasan korupsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
(zik)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved