Krisis Masjidil Aqsa, Menag Harap PBB dan OKI Segera Bersidang

Senin, 24 Juli 2017 - 20:14 WIB
Krisis Masjidil Aqsa,...
Krisis Masjidil Aqsa, Menag Harap PBB dan OKI Segera Bersidang
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin berharap Dewan Keamanan PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) segera bersidang membahas krisis yang terjadi di Masjidil Aqsa, Palestina.

“Dewan Keamanan PBB dan OKI harus secepatnya bersidang untuk segera menghentikan tindakan Israel di Masjidil Aqsa,” tegas Menag di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa memburuk dalam beberapa hari terakhir. Tindak kekerasan pihak keamanan Israel tidak hanya mengakibatkan tiga korban meninggal dan lebih dari 100 korban luka-luka, tapi juga telah meningkatkan ketegangan dan sangat membatasi kegiatan beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Menurut Menag, semua pihak harus mampu menahan diri. Kesucian rumah ibadah, termasuk Masjid Al-Aqsa, harus dijaga dari segala bentuk tindak kekerasan.

“Siapapun yang berada di dalam rumah ibadah, harus terjaga keselamatannya. Siapapun harus terjamin haknya untuk beribadah di rumah ibadah. Tak boleh ada larangan terkait hal itu,” kata Menag.

Melalui sambungan telepon dengan Menlu AS Rex Tillerson, Sabtu (22/7/2017), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia meminta Amerika Serikat mendesak Israel menghentikan pembatasan beribadah dan tindakan kekerasan di Masjid Al-Aqsa.

Dikutip dari rilis Kementerian Luar Negeri, Menlu Retno mengaku sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Indonesia yang mengutuk meninggalnya tiga orang pemuda Palestina, menegaskan pentingnya agar segera diambil langkah agar eskalasi kekerasan dan ketegangan dapat dihentikan. "Penurunan eskalasi penting sekali dilakukan untuk mencegah situasi semakin memburuk," lanjut Menlu Retno.

Dalam pembicaraan telepon tersebut, Menlu AS juga menyampaikan kekhawatiran yang sama terhadap situasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa. Menlu AS menyampaikan kalau pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Yordania, Palestina, dan Israel.

Menlu AS sepakat dengan Indonesia mengenai pentingnya mencegah meningkatnya eskalasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa. Menlu AS juga menegaskan agar status quo terkait status kompleks Masjid Al-Aqsa juga penting untuk tetap dipelihara.

Menlu Retno juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Menlu Yordania, Palestina, Turki, Sekjen OKI agar situasi di Kompleks Al Aqsa tidak memburuk dan kegiatan beribadah dapat segera dipulihkan.
(pur)
Berita Terkait
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Pemerintah Monitor Perkembangan...
Pemerintah Monitor Perkembangan Politik Dalam Negeri AS
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Indonesia Harus Perkuat...
Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-China
Pengamat: Ada 3 Alasan...
Pengamat: Ada 3 Alasan Mengapa Wapres Amerika Tak Kunjungi Indonesia saat ke Asia
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved