Istana Tegaskan Tak Berupaya Jegal Calon Presiden Tertentu

Senin, 17 Juli 2017 - 20:39 WIB
Istana Tegaskan Tak...
Istana Tegaskan Tak Berupaya Jegal Calon Presiden Tertentu
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi SP membantah bahwa opsi presidential threshold 20-25% dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu yang ditawarkan pemerintah bertujuan untuk menjegal calon presiden tertentu, termasuk Prabowo Subianto. Hal ini sekaligus untuk membantah pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon.

Menurut Johan, tudingan pemerintah ingin menjegal pencapresan Prabowo dinilai tidak memiliki dasar yang kuat. "Tidak benar itu (pemerintah ingin menjegal Prabowo)," kata Johan saat dikonfirmasi, Senin (17/7/2017).

Apalagi usulan tersebut masih dibahas di DPR. ”Jadi tergantung kesepakatan bersama antara pemerintah dan DPR. Terlalu jauh itu mah," ujarnya.

Terkait keinginan pemerintah yang tetap ngotot agar presidential threshold sebesar 20% suara nasional atau 25 suara parlemen, Johan menilai hal itu sudah dijelaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Baca juga: Skenario Jegal Prabowo di Pilpres 2019 )

Sebelumnya Fadli Zon mencurigai sikap pemerintah yang ngotot agar ambang batas pencalonan presiden 20-25% memiliki motif tertentu. Motif itu dicurigai untuk memunculkan calon tunggal di pemilu presiden 2019.
(poe)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved